DPR RI Diharapkan Sukses Bahas RUU Perubahan Iklim
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menerima kunjungan dari pengurus Green Diplomasi Network di Kompleks DPR RI, Jakarta, pada Selasa (26/5/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas aspirasi terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Iklim serta membangun kolaborasi antara organisasi lingkungan dan DPR RI.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus Green Diplomasi Network menyampaikan pentingnya agar pembahasan RUU Perubahan Iklim mendapatkan perhatian serius dari pihak parlemen. Mereka berharap dapat terlibat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Baleg DPR RI untuk menyampaikan masukan terkait substansi regulasi yang tengah diusulkan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Doli Kurnia menyatakan bahwa saat ini Baleg masih menunggu keputusan dari pimpinan DPR mengenai apakah RUU ini akan dibahas di Baleg atau di Komisi XII. Doli menegaskan bahwa DPR RI selalu terbuka terhadap masukan dari masyarakat sipil, termasuk organisasi-organisasi lingkungan hidup, demi memperkuat kebijakan terkait perubahan iklim di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, pengurus Green Diplomasi Network menegaskan bahwa misi organisasi mereka adalah penghijauan dan pelestarian lingkungan, di mana salah satu program unggulan mereka adalah penanaman mangrove yang dilakukan di seluruh wilayah Sulawesi. Program ini dianggap sebagai langkah penting dalam mitigasi perubahan iklim sekaligus menjaga ekosistem pesisir di kawasan timur Indonesia.
Dengan adanya diskusi ini, diharapkan kolaborasi antara DPR RI dan organisasi lingkungan hidup dapat menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana keterlibatan masyarakat sipil akan mempengaruhi keputusan legislasi di masa depan?




