AHMAD DOLI KURNIA TANDJUNG: Kualitas Kader Menentukan Masa Depan
Sumber Foto: Smart Newsroom
Perspektif

AHMAD DOLI KURNIA TANDJUNG: Kualitas Kader Menentukan Masa Depan

Doli Kurnia Tandjung Ajak BPL PB HMI Perkuat Pengkaderan

Jakarta - Ahmad Doli Kurnia Tandjung menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Badan Pengelola Latihan (BPL) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) di Kompleks Parlemen DPR RI pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam pertemuan ini, Doli Kurnia menekankan pentingnya menjaga proses pengkaderan sebagai fondasi utama organisasi.

Doli Kurnia, yang juga merupakan anggota DPR RI, menjelaskan bahwa pengkaderan memiliki peran yang krusial dalam menjaga kesinambungan gagasan, nilai, dan semangat perjuangan HMI. Menurutnya, kaderisasi yang baik akan melahirkan generasi muda yang berkualitas, yang diharapkan dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pengurus BPL PB HMI mengungkapkan rencana pelaksanaan Training of Trainers (TOT) sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas kader dan instruktur HMI di seluruh daerah. Rencana ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat kapasitas para kader, sehingga dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

Doli Kurnia menegaskan, “Perkaderan harus tetap dijaga karena dari situlah lahir kader-kader yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen untuk umat dan bangsa. Bangsa ini sangat bergantung pada anak-anak muda berkualitas di masa depan, khususnya menuju Indonesia Emas 2045.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya berpendidikan, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.

Dengan semangat kebersamaan yang terlihat dalam pertemuan tersebut, diharapkan kolaborasi antara alumni dan pengurus HMI dapat terus terjalin. Kegiatan TOT yang akan datang diharapkan dapat dihadiri oleh Doli Kurnia, yang akan semakin memperkuat tradisi kaderisasi organisasi. Pertanyaannya, bagaimana langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk memastikan kualitas kader di HMI ke depan?