Cendekiawan Muslim dan Ekonom M. Dawam Rahardjo Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun
Cendekiawan Muslim sekaligus ekonom, M. Dawam Rahardjo, meninggal dunia pada Rabu malam, 30 Mei 2018. Ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 21.55 WIB di RSI Jakarta dalam usia 75 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh Jurubicara Jaringan ’98, Ricky Tamba, melalui pesan singkat WhatsApp. Dalam pesannya, Ricky mengajak publik mendoakan almarhum.
Ucapan duka juga disampaikan Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, melalui akun Twitter. Ia menuliskan ajakan untuk mendoakan almarhum.
Riwayat sakit dan perawatan
Sebelum meninggal, Dawam Rahardjo disebut telah terbaring sakit. Pria kelahiran Solo ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama sekitar tiga bulan terakhir akibat penyakit diabetes, jantung, dan stroke.
Sebelumnya, keponakannya, Ruwi Pupun, pernah menyampaikan bahwa Dawam sempat menjalani perawatan di rumah dan sudah dapat berkomunikasi, meski penyakitnya belum sembuh.
Kiprah dan karya
Semasa hidup, Dawam Rahardjo dikenal sebagai ahli ekonomi, pengusaha, cendekiawan, aktivis LSM, pemikir Islam, dan penafsir. Ia juga menulis sejumlah karya, di antaranya:
- Esai-Esai Ekonomi Politik (1983)
- Deklarasi Mekah: Esai-Esai Ekonomi Islam (1987)
- Etika Bisnis dan Manajemen (1990)
- Habibienomics: Telaah Pembangunan Ekonomi (1995)
- Paradigma Alquran: Metodologi dan Kritik Sosial (2005)
- Nalar Politik Ekonomi Indonesia (2011)
Kepergian Dawam Rahardjo menambah daftar tokoh nasional yang wafat pada 2018, meninggalkan jejak pemikiran melalui kiprah dan karya-karyanya.




