Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syiah dalam Perspektif Sejarah dan Teologi
Dalam kajian tentang Syiah, sering kali umat Islam memberikan label tanpa memahami akar sejarah, teologi, dan konstelasi politik yang menyertainya. Buku "Syiah.. Perjuangan atau Kesesatan?" karya Prof. Dr. Raghib As-Sirjani hadir sebagai panduan untuk memahami fenomena Syiah dari berbagai sudut pandang.
Buku ini dibuka dengan kaidah ushul fiqh yang menyatakan bahwa penilaian terhadap sesuatu adalah bagian dari penggambaran terhadap hal tersebut. As-Sirjani menegaskan pentingnya memahami konteks sebelum memberikan label kepada kelompok Syiah.
Sejarah dan Transformasi Syiah
As-Sirjani membedah sejarah kemunculan Syiah dengan membagi fasenya secara objektif. Awalnya, Syiah merupakan faksi politik yang mendukung kepemimpinan Ali bin Abi Thalib. Namun, seiring waktu, gerakan ini telah bertransformasi menjadi ideologi yang berbeda. Penulis juga menyoroti pengaruh elemen luar, termasuk pemikiran Persia purba, yang berkontribusi pada perubahan ini.
Klasifikasi dan Kritik terhadap Syiah
Dalam analisisnya, As-Sirjani memberikan klasifikasi yang jelas terhadap berbagai kelompok Syiah. Ia mengapresiasi Syiah Zaidiyah di Yaman sebagai kelompok yang paling dekat dengan Ahlus Sunnah. Namun, kritik utama diarahkan pada Syiah Itsna Asyariyah yang dominan di Iran, yang dianggap membawa doktrin ekstrem yang dapat merusak kesatuan umat Islam.
Doktrin dan Ancaman Teologis
As-Sirjani mengkritik keras doktrin yang mencela sahabat Nabi dan Ummul Mukminin. Ia berargumen bahwa pandangan negatif terhadap para sahabat tidak hanya berpengaruh pada sentimen sejarah, tetapi juga menimbulkan ancaman terhadap kredibilitas Al-Qur’an dan Sunnah.
Analisis Politik Modern Iran
Buku ini juga membahas sistem politik di Iran pasca-revolusi 1979, termasuk teori Wilāyatul Faqih yang dipopulerkan oleh Khomeini. As-Sirjani menilai sistem ini sebagai bentuk diktatorisme yang mengalihkan loyalitas umat dari prinsip syura yang demokratis.
Pandangan terhadap Hizbullah dan Houthi
As-Sirjani memberikan perspektif kritis terhadap Hizbullah dan Houthi. Ia memperingatkan bahwa meskipun Hizbullah terlihat sebagai pejuang Islam, mereka sebenarnya adalah alat kepentingan Iran di kawasan tersebut. Begitu pula, fenomena Houthi di Yaman dianggap sebagai bagian dari proyek besar Iran untuk menguasai jalur-jalur strategis di kawasan.
Upaya Pendekatan dan Solusi
Buku ini juga menyoroti kegagalan upaya taqrīb antara Sunni dan Syiah. As-Sirjani berpendapat bahwa pendekatan yang realistis bukanlah penyatuan aqidah, tetapi hidup berdampingan secara politik tanpa infiltrasi ideologis. Ia mengajak umat Islam untuk tidak menjadi "umat yang emosional" dan untuk memperkuat literasi sejarah dan aqidah mereka.
Kesimpulan
"Syiah.. Perjuangan atau Kesesatan?" adalah karya yang menggugah pemikiran. Dr. Raghib As-Sirjani berhasil menyajikan masalah Syiah dalam narasi yang mudah dipahami namun mendalam secara akademis. Buku ini mengingatkan pentingnya menilai sebuah pergerakan dengan mempertimbangkan kesesuaian metodenya dengan syariat, serta mengajak umat Islam untuk bersatu di atas kebenaran murni.




