Survei LSI: Sektor Politik Nasional Raih Rapor Biru di Era Prabowo-Gibran
JAKARTA, KOMPAS.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat sektor politik nasional di era pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat rapor biru.
Dari hasil survei yang dilakukan pada 16-31 Mei 2025, ada 70,8 persen responden yang menilai sektor politik nasional mendapat persepsi baik/sangat baik dalam kurun 7 bulan terakhir.
Peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, menilai wajar sektor politik nasional mendapat persepsi positif karena pemerintahan Prabowo-Gibran banyak didukung partai.
"Ini juga hal yang lumrah karena pemerintahan Prabowo-Gibran ini memenangkan pemilu dengan dukungan dari partai yang mayoritas," ujar Adjie dalam YouTube LSI Denny JA, Rabu (4/6/2025).
Menurut Adjie, bergabungnya partai oposisi ke koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi faktor tingginya kepuasan publik terhadap sektor politik nasional.
Poltracking: Kepuasan kepada Prabowo-Gibran Tinggi, Stabilitas Politik Masih Jadi Catatan
Artikel Kompas.id
Dia mencontohkan, PKB yang saat Pilpres 2024 tidak mengusung Prabowo dan Gibran. Tetapi setelah pilpres, PKB bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Bahkan partai yang kemarin mendukung capres yang lain, pasca pemilu kemudian memilih bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran sehingga terjadi stabilitas politik, ya misalnya PKB," ucap dia.
Sebagai informasi, ada lima sektor di era Prabowo dan Gibran yang mendapat rapor biru.
Selain sektor politik nasional, ada sektor ekonomi nasional, hukum nasional, keamanan nasional, serta sosial budaya.
Survei ini dilakukan pada 16-31 Mei 2025 yang melibatkan 1.200 responden dengan metode survei multistage random sampling.
Proses pengumpulan data dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.
Margin of error survei ini sekitar 2,9 persen.




