Rusia Serahkan 1.000 Jenazah Tentara Ukraina, Pertukaran Tak Bawa Kesepakatan Damai
Sumber Foto: Tribun Video
Internasional

Rusia Serahkan 1.000 Jenazah Tentara Ukraina, Pertukaran Tak Bawa Kesepakatan Damai

Nalar Media - Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia dan Ukraina kembali melakukan pertukaran jenazah tentara.

Pertukaran itu kembali dilakukan seusai keduanya berkonflik selama lebih dari empat tahun.

Pertukaran ini diumumkan oleh pejabat Kremlin, Vladimir Medinsky, Kamis (26/2/2026).

Rusia dilaporkan menyerahkan seribu jenazah tentara Ukraina.

Sebaliknya, Kyiv menyerahkan 35 tentara sebagai gantinya.

Ini merupakan pertukaran jenazah kedua yang dilakukan sepanjang tahun ini.

Pernyataan itu dibuktikan dengan gambar yang dibagikan Medinsky di Telegram.

Dalam foto, tampak para pekerja yang mengenakan hazmat mengangkat kantong mayat.

Jenazah-jenazah itu dikeluarkan dari sebuah truk pendingin.

Namun, ia tak menyebutkan waktu dan lokasi pertukaran itu terjadi.

Belum ada konfirmasi dari pihak Ukraina terkait pertukaran jenazah tersebut.

Ribuan jenazah telah dipulangkan Rusia dan Ukraina sejak Presiden Vladimir Putin memberikan perintah.

Perintah itu berkaitan dengan invasi skala penuh.

Pertukaran terbaru ini terjadi setelah para pejabat Ukraina, Rusia, dan Amerika bertemu di Swiss pekan lalu.

Pertemuan itu sebagai bagian dari negosiasi untuk mengakhiri perang.

Meski pertemuan itu berbuah dengan kesepakatan pertukaran tahanan dan jenazah, namun tampaknya tak ada pihak yang siap meneken perjanjian perdamaian.