Kota Ho Chi Minh Jalin Kerja Sama dengan Plug and Play untuk Dorong Inovasi Startup
Nalar Media - Pada sore hari tanggal 27 Mei, di Pusat Inovasi dan Kewirausahaan Kota Ho Chi Minh, tim kepemimpinan Plug and Play Tech Center (Plug and Play) berpartisipasi dalam lokakarya "Gelombang Pertumbuhan Baru: Ekosistem Inovasi di Era AI" yang diselenggarakan oleh Dinas Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh.
Pada acara tersebut, Bapak Le Thanh Minh, Wakil Direktur Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa kota ini memandang sains dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital sebagai pendorong pertumbuhan baru di masa mendatang.
Para pemimpin Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh menyatakan bahwa kota tersebut sangat tertarik untuk membangun hubungan kerja sama dengan organisasi internasional terkemuka di ekosistem inovasi global, seperti Plug and Play.
Menurut Bapak Minh, potensi bidang kerja sama antara Kota Ho Chi Minh dan Plug and Play dapat mencakup program akselerasi startup, jaringan investasi internasional, program inovasi terbuka untuk bisnis, pengembangan sumber daya manusia yang inovatif, serta mendukung startup Vietnam dalam mengakses pasar dan jaringan inovasi global.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah perlunya menghubungkan ekosistem startup Kota Ho Chi Minh dengan jaringan teknologi, investasi, dan bisnis internasional.
Pemerintah kota mengharapkan perusahaan rintisan domestik memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengakses mitra pengujian teknologi, mentor, dana investasi, dan program dukungan pertumbuhan dalam skala global.
Bapak Le Thanh Minh menyatakan bahwa Kota Ho Chi Minh terus memperluas kerja sama internasional untuk menghubungkan ekosistem inovasi kota tersebut dengan pengetahuan, teknologi, pasar, dan jaringan global. Menurut beberapa peringkat internasional terbaru, ekosistem startup Kota Ho Chi Minh telah secara signifikan meningkatkan posisinya di peta startup global.
Plug and Play kini dianggap sebagai salah satu platform inovasi dan modal ventura terbesar di Silicon Valley.
Plug and Play telah membangun jaringan yang terdiri dari lebih dari 100.000 perusahaan rintisan, lebih dari 550 perusahaan mitra global, dan melakukan lebih dari 2.500 investasi di perusahaan rintisan teknologi.
Ekosistem ini telah mendukung atau menghubungkan lebih dari 30 perusahaan rintisan yang telah berkembang menjadi perusahaan teknologi bernilai miliaran dolar (unicorn) seperti PayPal, Dropbox, Honey, dan LendingClub.
Saat ini, Plug and Play hadir di lebih dari 60 lokasi di seluruh dunia, beroperasi di berbagai bidang seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi keuangan (fintech), semikonduktor, logistik, mobilitas, kota pintar, dan teknologi berkelanjutan.
Kota Ho Chi Minh masih memiliki potensi besar di bidang sains dan teknologi.
Jojo Flores, salah satu pendiri Plug and Play, menyatakan harapannya agar Kota Ho Chi Minh dapat menjadi titik kehadiran dalam jaringan global Plug and Play.
"Inilah mengapa delegasi berada di sini minggu ini untuk mempromosikan koneksi kolaboratif yang konkret dengan ekosistem inovasi kota," katanya.
Bapak Flores percaya bahwa Vietnam masih memiliki banyak potensi yang belum dimanfaatkan dan belum sepenuhnya terhubung dengan jaringan inovasi internasional. Meskipun Vietnam memiliki sekitar 3.000-4.000 startup, tim Plug and Play Asia Tenggara hanya menjangkau sekitar 70 startup Vietnam tahun lalu.
Salah satu pendiri Plug and Play juga menyatakan harapannya agar Vietnam segera menjadi titik kehadiran resmi platform tersebut di kawasan ini.
Jika dilihat dari perspektif yang lebih luas, ia percaya bahwa jumlah perusahaan teknologi unicorn Asia Tenggara di ekosistem Plug and Play masih terbatas, dan memperkirakan bahwa dalam 10 tahun ke depan, lebih banyak perusahaan teknologi dari kawasan ini akan muncul dan mencapai skala global.




