Kematian Tragis Bocah 12 Tahun di Sukabumi Diduga Akibat Penganiayaan Ibu Tiri
Nalar Media - 89
SHARES
1.5k
VIEWS
SUKABUMI – Seorang pelajar SMP berinisial NS (12), warga Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuh. Kematian korban diduga terkait tindak penganiayaan.
Ayah korban, Anwar Satibi (38) alias Awan, mengatakan peristiwa bermula saat dirinya bekerja di Kota Sukabumi selama dua hari. Pada malam pertama Ramadan, ia menerima telepon dari istrinya yang juga ibu tiri korban, yang mengabarkan NS dalam kondisi sakit parah.
“Istri saya telepon, bilang anak sudah mengigau dan panas. Pas saya sampai di rumah, saya lihat kondisi kulit anak saya sudah melepuh. Istri saya bilang itu karena sakit panas,” ujar Anwar saat ditemui di RS Bhayangkara Setukpa Polri, Jumat (20/2/2026).
BACA JUGA : Harga Makanan Pinkan Mambo Bikin Kaget, Ayam Woku Tembus Rp250 Ribu
Karena kondisi korban terus memburuk, keluarga membawa NS ke RSUD Jampang Kulon pada Kamis sekitar pukul 08.00 WIB. Di ruang IGD, korban sempat memberikan keterangan kepada ayah dan kakek angkatnya.
Menurut Anwar, anaknya mengaku telah diberi minum air panas. “Dia jawab di IGD. Makanya saya minta autopsi untuk memastikan dan tidak mau menuduh sembarangan,” katanya.
Kakek angkat korban, Isep, membenarkan pengakuan tersebut dan mengaku sempat merekam percakapan dengan korban.
Setelah sempat dirawat di IGD dan dipindahkan ke ICU, NS dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.00 WIB.
Jenazah korban kemudian diautopsi selama tiga jam di RS Bhayangkara. Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol dr. Carles Siagian, mengatakan hasil pemeriksaan awal menemukan luka bakar luas di beberapa bagian tubuh korban.
BACA JUGA : Sambil Menangis, Anak Anggota DPR yang Aniaya Pacar Sempat Beri Napas Buatan
“Ditemukan luka bakar di lengan, kaki, punggung, serta area bibir dan hidung. Paru-parunya juga sedikit membengkak. Sampel organ jantung dan paru telah diambil untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut di Jakarta guna mengetahui kemungkinan adanya zat tertentu,” ujar dr. Carles.
Anwar mengungkapkan, dugaan kekerasan terhadap anaknya bukan kali pertama terjadi. Setahun lalu, ia pernah melaporkan ibu tiri korban ke Unit PPA Polres Sukabumi atas dugaan pemukulan menggunakan benda tumpul. Namun laporan tersebut berakhir damai setelah pelaku meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, mengatakan pihaknya telah menerima laporan resmi dari keluarga korban dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.
BACA JUGA : Polisi Malang Selidiki Penganiayaan Santri di Pondok Pesantren
“Kita masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik. Laporan sudah kami terima dan kasus ini dalam proses pendalaman,” ujar Hartono.
Polisi menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan forensik keluar.
Tags: Ibu Bunuh Anak penganiayaan Sukabumi
Previous Post
Membaca Peta Politik 2029
Next Post
Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Ringan Merata
Related Posts
TANGERANG SELATAN
Inflasi Tangsel Tetap Terkendali Jelang Iduladha, Pemkot Waspadai Kenaikan Harga Daging dan Cabai
Mei 21, 2026
2.6k
TANGERANG SELATAN
Pilar Dorong Generasi Muda Tangsel Pelajari Kitab Kuning Sejak Dini
Mei 21, 2026
2.8k
MEGAPOLITAN
Kasus Kebakaran Gedung Terra Drone, Michael Wisnu Wardhana Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara
Mei 21, 2026
2.1k
SELEBRITI
Paula Verhoeven Ungkap Status KTP Berubah Jadi Cerai Hidup, Sebut Awal Babak Baru
Mei 21, 2026
2.5k
NASIONAL
Girry Pratama Menyuarakan ke Komisi VII DPR RI soal Ekosistem Perfilman Nasional agar Lebih Baik dan Adil
Mei 21, 2026
2.3k
SELEBRITI
Selamat! Fuji Masuk Nominasi 100 Wajah Tercantik Dunia Versi TC Candler
Mei 21, 2026
2.2k
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar *
Nama *
Email *
Situs Web
Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.




