Greysia dan Apriyani: Emas Olimpiade Tokyo 2020 di Luar Dugaan
Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, mengungkapkan bahwa medali emas yang mereka raih pada Olimpiade Tokyo 2020 merupakan pencapaian yang tak terduga. Mereka menyatakan bahwa pada awalnya tidak menargetkan untuk meraih podium tertinggi di ajang bergengsi tersebut.
Dalam sesi diskusi virtual yang diadakan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Jakarta, Greysia mengatakan, "Kami memang targetnya hanya dapat medali, tapi tidak menyangka justru dapat emas. Ini yang menurut kami (atlet) dan pelatih sebagai suatu hal yang di luar nalar."
Apriyani juga merasakan hal yang sama. Ia menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah menjalani setiap pertandingan dengan sebaik mungkin, tanpa terlalu memikirkan hasil akhir. "Tidak menyangka, karena dari awal kami tidak memikirkan dapat medali atau tidak. Memang awalnya target medali, tapi emas bukan hal yang kami duga sebelumnya," ujarnya.
Kedua atlet yang menduduki peringkat enam dunia ini mengaku bahwa keberhasilan mereka di Olimpiade tidak terlepas dari kemampuan mereka untuk tetap fokus dan menikmati setiap momen di lapangan. Mereka berusaha menghindari tekanan dari tanggung jawab untuk meraih medali, yang dapat mengganggu konsentrasi dan mental bertanding.
"Sebelum tanding saya hanya pikirkan jaga fokus dan pikiran, karena pasti akan pengaruh di lapangan. Saya hanya siapkan itu (fokus) saja, tidak mau memikirkan hal lain. Kalau (berpikir) terlalu jauh bisa ganggu pikiran," tambah Apriyani.
Greysia dan Apriyani berhasil mengamankan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan pasangan ganda putri dari China, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan, dalam pertandingan final yang berlangsung pada 2 Agustus. Dalam laga yang berlangsung selama 55 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, mereka menang dengan skor 21-19, 21-15.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi bulu tangkis Indonesia, karena untuk pertama kalinya negara ini meraih medali emas Olimpiade dari sektor ganda putri. Dengan pencapaian ini, Indonesia juga berhasil mengoleksi medali emas dari seluruh sektor bulu tangkis sejak cabang olahraga tersebut dipertandingkan pada Olimpiade Barcelona 1992.




