Viet Anh Do Tumbangkan Juara SEA Games dalam 59 Detik
Viet Anh Do merupakan nama yang cukup terkenal di ajang ONE Friday Fights 140 yang diadakan tadi malam (30 Januari) di Bangkok, Thailand. Petarung asal Selandia Baru keturunan Vietnam (terdaftar di panitia penyelenggara menggunakan kedua kewarganegaraan) bertanding melawan Jean Claude Saclag dari Filipina.
Pertarungan antara Viet Anh Do dan Jean Claude Saclag berakhir dengan cepat dalam waktu kurang dari satu menit. Petarung kelahiran Vietnam itu mendominasi sejak awal dengan pukulan keras ke wajah lawannya.
Serangan efektif ini membuat Saclag terkejut. Meskipun ia berhasil bangkit dan melanjutkan pertarungan, ia benar-benar kewalahan oleh serangan tanpa henti dari Viet Anh Do.
Pada percobaan keduanya untuk menjatuhkan lawannya, Viet Anh Do dengan cepat memanfaatkan kesempatan untuk mengakhiri pertarungan. Dia menerjang ke depan, melayangkan sekitar 20 pukulan beruntun. Wasit turun tangan dan menyatakan kemenangan KO teknis (TKO) untuk petarung kelahiran Vietnam itu.
Viet Anh Do memenangkan dua pertarungan beruntun di ONE Friday Fights, keduanya melalui knockout.
Ini adalah kemenangan keempat Viet Anh Do di ring ONE. Petarung berusia 28 tahun ini terutama berlatih dan berkompetisi di Selandia Baru. Menurut profilnya di Tapology, ia hanya kalah satu kali dalam pertarungan MMA profesional (melawan Nikora Lee Kingi).
Sebelumnya, Viet Anh Do memiliki rekor 8 kemenangan beruntun. Ia mengalahkan lawannya dengan KO sebanyak 7 kali dan hanya menang sekali dengan poin selama periode tersebut. Terakhir, dalam pertarungannya melawan Ryo Hirayama November lalu, Viet Anh Do juga mendominasi dan menang dengan KO teknis di ronde pertama.
Lawan Viet Anh Do kali ini, Saclag, juga bukan sosok asing bagi penggemar MMA di Vietnam. Petarung Filipina ini baru-baru ini kalah dari Quang Van Minh dan memenangkan medali perunggu di kelas berat 65 kg seni bela diri campuran pada SEA Games ke-33.
Petarung berusia 31 tahun ini berspesialisasi dalam Sanda dan kickboxing. Saclag telah memenangkan medali emas Piala Dunia, medali perak Asian Games di cabang wushu, dan tiga kejuaraan kickboxing SEA Games berturut-turut.
Ketika Saclag beralih dari olahraga bela diri ke pertarungan profesional, rekornya juga tidak buruk. Sebelum menghadapi Viet Anh Do, petarung Filipina itu memiliki 5 kemenangan dan 2 kekalahan.




