Sabariadi Tingkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Budidaya Semangka
Sumber Foto: RRI.co.id
Sosial

Sabariadi Tingkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Budidaya Semangka

Nalar Media - RRI.CO.ID, Subululssalam : Sabariadi, seorang petani di Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, mulai memacu produktivitas pertaniannya dengan memasuki fase penyemaian bibit semangka. Langkah awal ini menjadi penentu bagi keberhasilan panen yang diharapkan mampu mendongkrak ekonomi keluarganya di musim tanam kali ini, Sabtu 21 Februari 2026.

Di bawah tenda sederhana di lahan miliknya, Sabariadi tampak telaten menyiapkan media tanam ke dalam ribuan polybag semai pada Jumat (20/2/2026). Baginya, ketelitian pada tahap awal budidaya adalah kunci utama agar tanaman semangka memiliki daya tahan yang kuat saat dipindahkan ke lahan terbuka nantinya.

Upaya Sabariadi mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri, Sertu Rudianto. Kehadiran aparat teritorial tersebut bukan sekadar kunjungan formal, melainkan aksi nyata membantu pengisian media tanam guna mempercepat proses pengerjaan yang memakan waktu cukup lama jika dilakukan sendirian.

Sertu Rudianto menekankan bahwa kedisiplinan petani dalam merawat bibit sejak dini akan sangat memengaruhi kualitas buah saat masa panen tiba. Ia memberikan motivasi teknis agar petani tetap konsisten dalam menjaga kelembapan media semai agar bibit tumbuh seragam dan sehat.

“Kalau kita tekun sejak awal, hasilnya juga akan baik. Yang penting disiplin dalam perawatan dan jangan mudah menyerah,” ujar Sertu Rudianto memberikan semangat di sela-sela aktivitas penyemaian.

Mendapat bantuan tenaga dan motivasi tersebut, Sabariadi mengaku merasa lebih optimis menghadapi tantangan cuaca dan hama. Ia menilai kehadiran pendamping di lapangan memberikan rasa percaya diri tambahan bagi para petani kecil yang sedang berjuang meningkatkan taraf hidup melalui sektor hortikultura.

Sinergi di lahan semangka ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi petani lain di Desa Suka Makmur untuk terus mengoptimalkan lahan produktif mereka. Fokus pada ketahanan pangan mandiri menjadi misi utama yang dijalankan secara gotong royong antara warga dan aparat pendamping di wilayah tersebut.