Rusia Tuduh Ukraina Terlibat dalam Penembakan Jenderal Militer di Moskow
detikNews Internasional
Rusia Tuduh Ukraina Dalangi Penembakan Jenderal Militer di Moskow
Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 07 Feb 2026 15:55 WIB
Moskow -
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov menyalahkan Ukraina atas penembakan yang melukai seorang jenderal militer berpangkat tinggi di area ibu kota Moskow. Lavrov menuduh Kyiv berusaha menggagalkan perundingan yang sedang berlangsung, untuk mengakhiri perang antara kedua negara.
Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev, yang menjabat sebagai wakil kepala intelijen militer Rusia, GRU, ditembak oleh seseorang tak dikenal di dalam sebuah gedung apartemen di area Moskow pada Jumat (6/2) pagi waktu setempat. Alekseyev mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit, namun kondisinya tidak diketahui secara jelas.
Komite Investigasi Rusia, yang menyelidiki tindak kejahatan besar di negara tersebut, mengatakan bahwa "seseorang yang tidak dikenal melepaskan beberapa tembakan" ke arah Alekseyev, sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada tersangka yang ditangkap terkait penembakan ini. Motifnya juga belum diketahui secara jelas, meskipun Moskow mencurigai Kyiv sebagai dalangnya.
Baca juga: Jenderal Rusia Ditembak Orang Tak Dikenal hingga Luka-luka di Moskow
ADVERTISEMENT
Dalam komentar yang disiarkan televisi lokal Rusia, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/2/2026), Lavrov secara terang-terangan menuduh Ukraina berada di balik apa yang disebutnya sebagai "aksi teroris" tersebut.
Dia menyebut Kyiv memiliki tujuan untuk "mengganggu proses negosiasi" yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang berkecamuk empat tahun terakhir.
Alekseyev juga menjadi wakil negosiator utama Rusia dalam pembicaraan trilateral dengan Ukraina dan Amerika Serikat (AS), yang putaran terbarunya berakhir pada Kamis (5/2) waktu setempat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Sejauh ini, belum ada komentar dari Ukraina mengenai penembakan itu. Sebelumnya, Kyiv mengklaim bertanggung jawab atas kematian sejumlah jenderal dan pejabat militer Rusia sejak invasi dilancarkan oleh Moskow pada Februari 2022.
Alekseyev yang seorang perwira militer karier ini, menjabat sebagai wakil kepala Direktorat Utama Staf Umum pada Kementerian Pertahanan Rusia. Dia pernah memimpin operasi intelijen militer Rusia dalam konflik Suriah beberapa tahun lalu, untuk mendukung rezim Bashar al-Assad yang telah digulingkan.
Alekseyev juga pernah dikirim untuk melakukan negosiasi dengan kepala tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin, selama upaya pemberontakan terhadap para petinggi militer Rusia pada tahun 2023 lalu.
Dia dikenai sanksi Barat atas dugaan perannya dalam serangan siber dan tuduhan bahwa dia mengatur serangan agen saraf terhadap seorang pembelot Rusia di Inggris beberapa tahun lalu.
Baca juga: Perjanjian Nuklir dengan AS Berakhir, Rusia Janjikan Hal Ini
Kremlin, dalam pernyataannya, mengakui bahwa para pemimpin militer Rusia berada dalam ancaman di dalam negeri, saat pasukannya bertempur di Ukraina.
"Jelas bahwa para pemimpin militer dan spesialis tingkat tinggi tersebut berada dalam bahaya selama masa perang. Tetapi bukan wewenang Kremlin untuk memutuskan bagaimana memastikan keselamatan mereka. Itu adalah urusan dinas rahasia," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
Peskov menambahkan bahwa Presiden Vladimir Putin telah mendapatkan informasi tentang insiden tersebut, dan Kremlin berharap Alekseyev akan pulih. Putin tidak berkomentar mengenai penembakan itu, meskipun tampil di depan publik pada Jumat (6/2) kemarin.
Simak juga Video 'Trump: Ada Kabar Baik Terkait Upaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina':
[Gambas:Video 20detik]
Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)
rusia sergei lavrov ukraina jenderal rusia
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Sepakbola
Barcelona Sudah Bangkit dari Krisis, Laporta: Ayo Lanjutkan!
detikFinance
Rencana Purbaya Pangkas Dana MBG Jika Harga Minyak Terus Meroket
detikHot
Richard Lee Digiring ke Ruang Tahanan PMJ Usai Diperiksa Soal Laporan Doktif
Wolipop
Menteri Wanita Ini Didesak Jawab Isu Selingkuh dengan Penasihatnya
detikTravel
Teror Macan Tutul di Tawangmangu Belum Usai, Masih Ada Satu yang Berkeliaran
detikInet
Wujud Infinix Note 60 Ultra Bergaya Supercar, Rilis April 2026 di RI
detikHealth
Video: BB Hampir 600 Kg, Pria Tergemuk di Dunia Meninggal Akibat Infeksi Ginjal
part of
Connect With Us
Copyright @ 2026 detikcom.
All right reserved
Kategori
detikNews
detikEdukasi
detikFinance
detikInet
detikHot
detikSport
Sepakbola
detikOto
detikProperti
detikTravel
detikFood
detikHealth
Wolipop
detikX
20Detik
detikFoto
detikHikmah
detikPop
Layanan
berbuatbaik.id
Pasang Mata
Adsmart
detikEvent
Signature Awards
Trans Snow World
Trans Studio
Bingkai.id
Ziswafctarsa.id
Flying Over Indonesia
For Your Business
rekomendit
Community Connect
Informasi
Redaksi
Pedoman Media Siber
Karir
Kotak Pos
Media Partner
Info Iklan
Privacy Policy
Disclaimer
Jaringan Media
CNN Indonesia
CNBC Indonesia
Haibunda
Insertlive
Beautynesia
Female Daily
CXO Media




