Peringatan Harlah PMII Sunan Pojok di Tengah Pandemi: Nalar Kritis Harus Terus Berkembang
Sumber Foto: Bloranews.com
Uji Nalar

Peringatan Harlah PMII Sunan Pojok di Tengah Pandemi: Nalar Kritis Harus Terus Berkembang

Blora – Peringatan Hari Lahir PMII Sunan Pojok

Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sunan Pojok Blora menggelar peringatan hari lahir yang berlangsung sederhana di aula MTs Ma’arif 1 Blora pada tanggal 11 April. Acara ini dihadiri oleh anggota dan pengurus PMII setempat.

Ketua Cabang PMII Blora, Imanan, melalui bendahara cabang, Rosidi, menyampaikan bahwa keberadaan PMII Sunan Pojok memberikan kontribusi yang signifikan dalam dinamika sosial di Kabupaten Blora. Rosidi menekankan, meskipun situasi pandemi membatasi banyak kegiatan, semangat untuk terus bergerak dan berproses tidak boleh pudar.

“Meskipun sedikit tidak melunturkan kita untuk tidak bergerak, terus berproses sampai pegal,” ungkap Rosidi dalam sambutannya.

Pentingnya Nalar Kritis di Masa Pandemi

Ketua Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom) PMII Sunan Pojok, Irham Syahidin, memberikan wejangannya dengan menekankan pentingnya nalar kritis di tengah berbagai pembatasan akibat pandemi. Ia menyatakan bahwa anggota PMII harus tetap menjadi agen perubahan dan kontrol sosial dengan tetap terlibat dalam isu-isu masyarakat.

“Kalian tidak jadi agen perubahan dan agen kontrol sosial jika tidak berkecimpung mencium amisnya keringat masyarakat di sekitar. Tetap berjuang demi bangsa!” tegas Irham.

Komisariat di STAI Al-Muhammad Cepu

Komisariat PMII Sunan Pojok berlokasi di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Muhammad Cepu, cabang 5 Blora kota. Sebagai bagian dari organisasi mahasiswa, PMII berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas anggotanya meskipun dalam situasi yang menantang.

Puncak Acara: Menonton Film Soe Hok Gie

Puncak acara peringatan ditutup dengan kegiatan menonton film yang mengisahkan tentang tokoh aktivis, Soe Hok Gie, yang dikenal sebagai salah satu pengkritik kediktatoran di era pemerintahan sebelumnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi anggota PMII untuk terus berjuang dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan.