PDI-P: Koalisi Permanen Harus Bersama Rakyat, Bukan Hanya Partai
Nalar Media - JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menanggapi pembentukan koalisi permanen yang digaungkan Partai Golkar.
Hasto menegaskan PDI-P berbeda dengan Partai Golkar. Bagi partainya, kata dia, koalisi permanen itu sejatinya dengan rakyat.
"Kalau bagi PDI Perjuangan kan koalisi permanen itu dengan rakyat, karena sistem politik kita pascajatuhnya Soeharto mengembalikan makna kekuasaan itu untuk rakyat, dari rakyat dan oleh rakyat,” kata Hasto dikutip dari Antara, Minggu (15/2/2026).
Apalagi, lanjut Hasto, dinamika politik sesungguhnya begitu dinamis dan bisa mengubah kerja sama yang dilakukan antar partai politik. Meski demikian, PDI-P tidak akan mencampuri sikap politik partai politik lain.
"Dinamika politik itu begitu dinamis, terjadi perubahan konfigurasi peta politik nasional, bisa diadakan kerja sama antarpartai politik," ujar Hasto.
"Tapi, kalau ada suatu partai menggagas kerja sama permanen, ya bagi PDI Perjuangan kami tidak mencampuri kedaulatan partai lain."
Sebelumnya, dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar pada Desember 2025, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menggagas pembentukan koalisi permanen sebagai kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan.
Bahlil bilang koalisi permanen dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan strategis pemerintah memperoleh dukungan politik yang stabil, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta menjaga kesinambungan pembangunan nasional dalam jangka panjang.
“Stabilitas politik merupakan prasyarat utama bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Bahlil.
Selain itu, Bahli mengatakan koalisi permanen merupakan transformasi pola kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral yang bersifat taktis menuju pembentukan koalisi yang ideologis dan strategis, berbasis pada kesamaan platform dan agenda kebijakan.
“Koalisi permanen ini tidak hanya dibangun untuk memenangkan kontestasi pemilihan presiden,” ujarnya.




