Latihan Wushu Kota Kediri Tetap Berlanjut dengan Penyesuaian Selama Ramadan
KEDIRI, JP Radar Kediri– Agenda latihan atlet wushu Kota Tahu tetap berlanjut di bulan Ramadan. Namun, intensitasnya berkurang.
Biasanya mereka berlatih tiap pagi dan sore. Kini, pelatih hanya memberlakukan latihan di sore hari saja.
“Latihan sore hari semuanya mulai jam tiga sore (15.00 WIB),” terang Deddy Setyawan, pelatih utama di cabang olahraga (cabor) wushu Kota Kediri.
Nantinya, latihan atlet tak berlangsung hingga malam seperti halnya ketika ada ajang pekan olahraga provinsi (porprov). Melainkan hanya sebatas pukul 17.00 WIB.
Sedangkan intensitasnya sendiri tetap lima kali dalam sehari. Senin hingga sabtu.
“Latihan teknik diperbanyak untuk fisiknya dikurangi,” lanjut pelatih yang akrab disapa Deddy itu.
Lebih lanjut, dia juga menerangkan jika kompetisi terdekat baru akan dilangsungkan usai lebaran nanti. Diantaranya kejuaraan provinsi (kejurprov) dan kejuaraan nasional (kejurnas).
Sementara, pada Juni atau Juli nanti juga masih ada pekan olahraga daerah (popda). Karenanya, latihan para atlet ini tidak bisa diliburkan begitu saja meski masuk di bulan Ramadan.
“Terus kemarin kami ada try out (latih tanding, Red) di Malang. Alahmadulillah 80 persen atlet wushu Kota Kediri menang semua melawan Kota Malang,” beber Deddy.
Terakhir, dia berharap atlet wushu Kota Kediri saat ini bisa selalu berprestasi dari berbagai ajang kompetisi. Untuk kejurnas, sudah ada empat atlet yang akan turun. Lalu dalam popda, pihaknya juga akan bekerja keras agar bisa mempertahankan gelar juara umum. (em/tar)




