Latihan Gabungan Iran-Rusia: Peringatan Moskow untuk AS agar Tidak Memperkeruh Hubungan
Sumber Foto: Tribun Video
Internasional

Latihan Gabungan Iran-Rusia: Peringatan Moskow untuk AS agar Tidak Memperkeruh Hubungan

TRIBUN-VIDEO.COM - Latihan maritim gabungan antara IRGC dan Angkatan Laut Federasi Rusia di Selat Hormuz berakhir.

Latihan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Terkini, Moskow mengingatkan Amerika Serikat agar tak bermain api.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengecam keras segala ancaman Presiden Amerika Serikat.

Ia menilai, setiap serangan baru AS terhadap Iran adalah tindakan yang sama dengan "bermain api".

Menurutnya, perang akan memicu konsekuensi serius bagi stabilitas global.

Lanjut Lavrov pada Rabu (18/2) menyebut, latihan gabungan Iran dan Rusia itu menjadi pesan strategis.

Yakni, Teheran tidak sendirian menghadapi tekanan Barat.

"Semua orang paham bahwa ini adalah tindakan bermain dengan api," tegasnya.

Lavrov menyatakan, beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya perbaikan hubungan internasional dengan Iran.

Atas hal itu ia menilai langkah agresif justru bisa menggagalkan perkembangan positif tersebut.

“Tidak ada yang menginginkan peningkatan ketegangan. Semua memahami bahwa ini adalah permainan dengan api,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump, mengancam Iran segera mencapai kesepakatan atau akan menghadapi serangan dari pasukannya.

Dalam keterangan terbarunya, Trump memberi waktu 10-15 hari untuk Iran segera mengambil keputusan.

Mengingat, militer AS mengakui sudah siap 90% menyerang wilayah Iran jika negosiasi gagal.

Hal itu disampaikan Trump dalam Inaugural Meeting of Board of Peace di Washington, Kamis (19/2).