Korea Utara Siap Laksanakan Uji Coba Misil Jarak Jauh
Korea Utara kembali mempersiapkan diri untuk melakukan uji coba misil jarak jauh, yang diperkirakan mampu menjangkau pantai barat Amerika Serikat. Informasi ini disampaikan oleh Anton Morozov, anggota komite urusan internasional Duma Rusia, yang baru-baru ini mengunjungi Pyongyang bersama dua anggota parlemen Rusia lainnya dari tanggal 2 hingga 6 Oktober.
Pernyataan dari Perwakilan Rusia
Morozov mengungkapkan bahwa selama kunjungannya, pihak Korea Utara menunjukkan kalkulasi matematis yang mendukung klaim mereka bahwa misil yang sedang dikembangkan dapat mencapai target di pantai barat Amerika Serikat. “Sejauh yang kami pahami, Korea Utara berencana untuk meluncurkan kembali misil jarak jauh. Secara umum, mereka cukup optimis dalam hal ini,” ujarnya.
Uji Coba Sebelumnya dan Dampaknya
Sebelumnya, Korea Utara telah melakukan serangkaian uji coba misil jarak jauh yang melintasi wilayah Jepang. Uji coba tersebut tidak hanya menimbulkan ketegangan antara Korea Utara dan Jepang, tetapi juga menarik perhatian dari negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat dan Korea Selatan. Mantan Presiden AS, Donald Trump, pernah menyatakan bahwa upaya negosiasi dengan Korea Utara akan sia-sia dan hanya membuang waktu.
Ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat juga mencapai puncaknya di forum internasional. Dalam pidatonya di hadapan PBB, Trump mengancam akan mengambil tindakan tegas terhadap Korea Utara, menyebut bahwa negara tersebut akan 'dilumat' jika terus melanjutkan program senjata nuklir dan misilnya.
Dengan persiapan terbaru ini, perhatian internasional kembali tertuju pada perkembangan di Semenanjung Korea, di mana potensi uji coba misil jarak jauh oleh Korea Utara dapat memicu reaksi lebih lanjut dari negara-negara di sekitarnya.




