Konflik Memanas di Zaporizhia: Rusia Serang, Ukraina Balas Hancurkan Jaringan Listrik
KABAR CIREBON - Zaporizhia menjadi ajang pertempuran paling sengit antara Rusia dan Ukraina. Pasukan Rusia menyerang Komyshuvas di wilayah Zaporizhia, Ukraina, dengan bom berpemandu. Sementara militer Ukraina menghancurkan jaringan listrik di Zaporizhia yang diduduki pasukan Moskow.
Gubernur Zaporizhia yang ditunjuk Ukraina Ivan Fedorov melaporkan di Telegram, serangan prajurit Putin menyebabkan kebakaran di sejumlah bangunan tempat tinggal. Tercatat seorang wanita berusia 22 tahun dan seorang pria berusia 27 tahun mengalami luka-luka.
Seorang pejabat yang ditunjuk Rusia, Yevhen Balitsky mengatakan kepada kantor berita TASS, sebagian besar wilayah barat laut Zaporizhia yang diduduki Rusia mengalami pemadaman listrik akibat "serangan besar-besaran" oleh pasukan Ukraina.
Yevgeniya Yashina, direktur komunikasi di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, mengatakan kepada TASS bahwa terjadi penembakan hebat dari Ukraina di sekitar fasilitas tersebut, yang telah berada di bawah pendudukan Rusia sejak tahun 2022.
Selain pertempuran di Zaporizhzhia, wilayah lain yang terus bergolak terjadi di Kharkiv. Pasukan Kremlin menggempur wilayah Malynivka yang menyebabkan kerusakan infrastruktur.
Beritaregional Ciayumajakuning
Jumlah korban tewas akibat serangan Rusia terhadap sebuah gudang di Malynivka, wilayah Kharkiv, Ukraina, meningkat menjadi tiga setelah tim penyelamat menemukan dua jenazah lagi di bawah reruntuhan, kata Layanan Darurat Negara di aplikasi pesan Telegram.
Serangan pesawat tak berawak Rusia menewaskan dua petugas polisi saat mereka sedang dalam perjalanan untuk mengevakuasi warga di dekat desa Serednii Burluk di Kharkiv, kata Kepolisian Nasional Ukraina di Telegram.




