Kompolnas Desak Polisi Usut Teror terhadap Influencer dan Aktivis
Sumber Foto: Kompas.tv
Hiburan

Kompolnas Desak Polisi Usut Teror terhadap Influencer dan Aktivis

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Yusuf Warsyim mendesak pihak kepolisian untuk mengusut pelaku yang melakukan teror terhadap sejumlah influencer dan aktivis, yang aktif membahas terkait penanganan bencana Sumatera beberapa waktu terakhir.

Seperti diketahui mereka yang menerima teror yakni, aktivis Greenpace Iqbal Damanik, dan para influencer DJ Donny, Sherly Annavita Rahmi, serta Virdian Aurellio.

"Kami kira ini yang harus kita dorong agar diusut bagaimana dan siapa pelakunya, tentu semuanya dalam kewenangan penyelidik dan penyidik untuk mendapatkan bukti-bukti," kata Yusuf dalam dialog Kompas Petang, KompasTV, Kamis (1/1/2026).

"Semuanya harus diselidiki termasuk CCTV, apakah memang dalam CCTV tersebut sudah terlihat terang, yang patut diduga (pelaku)," ujarnya.

Ia pun memastikan Kompolnas akan terus memantau kasus aksi teror tersebut, mengingat serangan tersebut merupakan hal yang tidak bisa dibenarkan.

"Kami akan terus memantau dan kita update perkembangan. Karena dari peristiwa yang dialami bung Donny dan lainnya, sekali lagi memang kalau kita pantau dari yang diduga bukti-bukti ancaman intimidasi atau teror itu, memang tidak bisa dibenarkan," tegasnya.

Sebab itu, ia kembali meminta agar hal tersebut dapat diusut, supaya tidak berkembang ke arah yang lebih luas.

"Itu harus diusut siapa pelakunya agar tidak berkembang luas, diduga-duga dihubungkan dengan pihak-pihak kaitannya dengan negara," ucapnya.

Pengusutan pelaku juga penting dilakukan, mengingat aksi teror tersebut merupakan cara-cara yang tidak demokratis dalam menyikapi perbedaan pendapat ataupun kebebasan menyampaikan pendapat.

Diberitakan sebelumnya, aktivis Greenpace Iqbal Damanik, dan para influencer Ramon Dony Adam atau DJ Donny, Sherly Annavita Rahmi, serta Virdian Aurellio diduga mengalami teror usai membahas mengenai penanganan bencana banjir dan longsor Sumatera.

Adapun teror tersebut berupa kiriman bangkai ayam, bom molotov, vandalisme terhadap kendaraan, hingga surat berisi ancaman.

Dalam perkembangan terbaru, influencer DJ Donny telah melaporkan teror berupa paket bangkai ayam dan pelemparan bom molotov yang diterimanya, ke pihak kepolisian.

Langkah itu dilakukan mengingat teror tersebut tidak hanya merugikan dirinya, tapi juga mengancam keamanan keluarga dan orang-orang di sekitarnya.

"Setelah saya melaporkan harusnya berbuah hasil yang baik," ucap Donny, dikutip dari video KompasTV.

Ia berharap polisi segera mengungkap siapa pelaku dibalik teror ini, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Tanah Air.

"Dengan ditemukannya pelaku ini semua jadi clear, jadi masyarakat bisa percaya penuh pada penegakkan hukum di Indonesia," ungkapnya.