Integrasi 21 Cabor DBON di Sekolah Dimulai dari SD
Sumber Foto: Korankaltim.com
Olahraga

Integrasi 21 Cabor DBON di Sekolah Dimulai dari SD

Nalar Media - Kamis, 26/02/2026

KORANKALTIM.COM, JAKARTA - Pemerintah mulai mematangkan strategi pembinaan atlet usia dini melalui integrasi 21 cabang olahraga dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ke lingkungan sekolah. Program tersebut akan diterapkan secara bertahap mulai jenjang SD, SMP hingga SMA di seluruh Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir dalam keterangan resminya mengatakan bahwa 21 cabang olahraga Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) siap diterapkan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia dimulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Hal ini telah mengoordinasikan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Ke-21 cabang DBON tersebut merupakan cabang unggulan Olimpiade yaitu atletik, senam, akuatik, bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, sepak bola, menembak, judo, tinju, taekwondo, balap sepeda, voli pantai (2x2), bola basket (3x3), dayung (dayung dan kano), tenis, anggar, gulat, dan equestrian.

Selain itu, ada pula cabang world heritage yang merupakan olahraga milik bangsa Indonesia yaitu pencak silat.

Masing-masing jenjang sekolah akan diberikan pilihan menjalankan cabang olahraga DBON dengan jumlah yang berbeda sesuai tingkatan.

Di tingkat SD akan diberikan pilihan dua cabang, sedangkan tingkat SMP memilih empat cabang, dan SMA enam cabang.

Kemudian untuk tingkat SMA, akan diberikan pilihan menjalankan cabang induk olahraga (mother of sport) yaitu renang, atletik, senam.

Berita Terkait