Inisiatif Tular Nalar Meningkatkan Literasi Digital untuk Muda dan Lansia
Sumber Foto: BandungBergerak.id
Uji Nalar

Inisiatif Tular Nalar Meningkatkan Literasi Digital untuk Muda dan Lansia

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kebutuhan akan literasi digital semakin mendesak. Hal ini menyangkut semua kalangan, termasuk orang muda dan lanjut usia (lansia). Dengan semakin banyaknya informasi yang beredar, penting bagi masyarakat untuk memiliki kemampuan menyeleksi dan memahami informasi yang diterima.

Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada November 2024, Tular Nalar Mafindo berkolaborasi dengan Google.org meluncurkan program edukasi literasi digital. Program ini dirancang untuk membantu orang muda dan lansia dalam menghadapi banjir informasi politik yang biasanya terjadi menjelang pemilihan.

Program Edukasi untuk Peningkatan Literasi Digital

Program ini terdiri dari dua inisiatif utama, yaitu Akademi Digital untuk lansia dan Sekolah Kebangsaan untuk anak muda. Santi Indra Astuti, Program Manager Tular Nalar, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menilai berita yang layak disebarkan. “Kami ingin meningkatkan kemampuan mereka menyeleksi berita yang tidak layak untuk diteruskan ke orang terdekat,” ujarnya.

Tular Nalar telah sukses menjalankan uji coba program di beberapa kota seperti Banjarmasin, Manado, dan Purwokerto. Dengan semangat untuk memperluas jangkauan, mereka kini telah menerima pendaftaran dari 44 cabang Mafindo untuk 200 kelas pemilih pemula dan 100 kelas lansia, masing-masing dengan 100 peserta.

Bioskop Keliling Sebagai Sarana Edukasi

Selain program kelas, Tular Nalar juga memperkenalkan Bioskop Keliling, bekerja sama dengan Jaringan Radio Komunikasi Indonesia. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengikuti kegiatan edukasi tentang cara memeriksa sumber berita yang terpercaya, termasuk pemutaran film pendek dan diskusi singkat.

Film pendek yang ditayangkan menggambarkan dampak berita bohong dan misinformasi, serta mengajak penonton untuk mengenali berbagai jenis informasi yang bisa menyesatkan, terutama saat pemilu. Tular Nalar juga berencana meluncurkan film yang khusus ditujukan untuk kelompok lansia.

Target dan Dukungan Pendanaan

Pada tahun 2023, Google.org memberikan hibah sebesar USD 2,5 juta kepada Tular Nalar untuk mendukung program ini. Dalam dua tahun ke depan, Tular Nalar menargetkan untuk membuka 500 kelas pelatihan di 38 provinsi di Indonesia, dengan sasaran mencapai 1,6 juta peserta yang terdiri dari 1,2 juta pemilih pemula, 300 ribu lansia, dan 100 ribu masyarakat umum.

Tular Nalar merupakan inisiatif Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang berfokus pada literasi digital dan pemikiran kritis untuk melawan misinformasi. MAFINDO, yang didirikan pada tahun 2016, memiliki lebih dari 95.000 anggota dan 1.000 sukarelawan yang aktif dalam pencegahan hoaks dan edukasi publik.

Di era digital saat ini, literasi menjadi sangat penting agar masyarakat dapat berinteraksi dengan informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Program-program seperti yang dilaksanakan oleh Tular Nalar diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengevaluasi informasi yang diterima.