Gubernur Banten Dorong Kolaborasi dengan Influencer dalam Komunikasi Publik
Gubernur Banten: Influencer dan Konten Kreator Jadi Mitra Strategis Pemerimtah dalam Komunikasi Publik
: Gubernur Banten Andra Soni hadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Influencer and Content Creator Network (ICN) Banten bertema 'Mohon Arahan Abangku' di Horison Resort Pondok Layung, Anyer, Kabupaten Serang, Rabu (8/10/2025)/ Biro Adpimpro Banten.
Oleh MC PROV BANTEN, Kamis, 9 Oktober 2025 | 13:42 WIB - Redaktur: Jhon Rico - 229
Banten, InfoPublik - Gubernur Banten Andra Soni menilai peran influencer dan konten kreator kini semakin strategis dalam memperkuat komunikasi publik antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kreativitas digital, pesan pembangunan dapat tersampaikan secara lebih luas, ringan, dan mudah dipahami.
Hal itu disampaikan Andra saat menjadi narasumber talkshow pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Influencer and Content Creator Network (ICN) Banten bertema “Mohon Arahan Abangku” di Horison Resort Pondok Layung, Anyer, Kabupaten Serang, Rabu (8/10/2025).
Talkshow tersebut menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Siswanto dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Rohmad Nursahid. Gubernur hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.
“Para influencer dan konten kreator sering mengomentari dan mengkritik pejabat publik. Dalam dunia digital, kita harus siap menjadi perhatian dan siap dinilai publik. Itu bagian dari konsekuensi jabatan,” ujar Andra Soni.
Ia mengakui bahwa kritik dari masyarakat kerap membuat pejabat merasa risih. Namun seiring waktu, ia menilai bahwa kritik merupakan bentuk perhatian publik yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
Andra Soni juga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan dan konsistensi ICN dalam berkarya. Sejak berdiri dua tahun lalu, menurutnya, ICN Banten telah membangun ruang komunikasi yang sehat bagi masyarakat.
“Saya yakin perjalanan dua tahun ICN tidak mudah. Tapi teman-teman bisa membuktikan bahwa kreativitas dan kerja sama mampu melewati berbagai tantangan. Kreativitas tidak boleh dilarang, tapi harus memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar dia.
Dalam sesi tanya jawab, Andra menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan influencer sebagai jembatan komunikasi publik.
Ia menilai gaya komunikasi para kreator yang santai dan langsung ke inti pesan sering kali lebih efektif dibandingkan penyampaian pejabat publik yang formal.
“Penyampaian para konten kreator itu lebih efektif karena bahasanya mudah dipahami. Saya pun menggunakan media sosial untuk menyampaikan informasi, tapi tentu jangkauannya terbatas. Di sinilah peran kreator menjadi penting untuk memperluas dampak informasi pembangunan,” ungkap dia.
Sebagai contoh, Andra Soni menyinggung program Bang Andra atau Bangun Jalan Desa Sejahtera, yang merupakan inovasi Pemprov Banten untuk memperbaiki infrastruktur desa.
Ia menilai publikasi kreator digital membantu masyarakat memahami mekanisme dan kewenangan dalam pembangunan.
“Kalau tidak dibantu kreator, bisa muncul anggapan bahwa gubernur tidak bekerja, padahal ada prosedur dan batas kewenangan. Karena itu, kolaborasi dengan influencer membantu meluruskan informasi dan membangun kepercayaan publik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andra Soni menuturkan bahwa di tengah luasnya wilayah dan ketimpangan pembangunan di Banten, informasi yang benar dan mudah dipahami masyarakat menjadi sangat penting.
“Pemerintah perlu kreatif. Bahasa administratif kadang sulit diterima publik. Maka kolaborasi dengan influencer menjadi solusi agar pesan pembangunan bisa tersampaikan dengan cara yang menarik dan membangun kepercayaan,” ujar dia.
Sementara itu, Kajati Banten Siswanto menilai kehadiran influencer membawa banyak manfaat bagi pejabat publik dan masyarakat.
“Kita tidak bisa mundur dari teknologi. Kritik dari kreator adalah bentuk koreksi yang justru bermanfaat bagi kami. Kalau ada yang kurang pas, kita perbaiki. Itu bagian dari tanggung jawab publik,” kata dia.
Ia juga menilai bahwa banyak konten positif yang diproduksi kreator, seperti promosi wisata dan UMKM, turut membantu masyarakat mengenal potensi daerahnya.
“Dari konten kreator, saya jadi tahu banyak tempat wisata di Banten yang sebelumnya tidak terekspos. Kalau dikemas dengan baik, konten bisa membawa banyak manfaat,” ujar dia.
Sementara itu, Dewan Pengarah ICN Banten, Andi Suhud, menjelaskan bahwa ICN merupakan wadah resmi pertama di tingkat provinsi yang menaungi para kreator digital.
“ICN lahir dari semangat kebersamaan para kreator Banten. Dengan moto ‘Bagimu Negeri, Kreativitas Kami’, kami ingin terus berkontribusi untuk kemajuan daerah,” kata dia.
Puncak acara HUT ke-2 ICN Banten turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan anggota, mulai dari seni debus, musik, qori, hingga pertunjukan kreatif lainnya.
“Semua ditampilkan oleh anggota ICN sendiri sebagai bentuk kolaborasi dan ekspresi kreatif anak muda Banten untuk negeri,” tutup Andi.
(Mills/MC Prov Banten)
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber infopublik.id




