Emas Kembali Jadi Pilihan Investasi Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Sumber Foto: RRI.co.id
Berita Pilihan

Emas Kembali Jadi Pilihan Investasi Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

RRI.CO.ID, Entikong – Di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan, emas kembali menjadi primadona investasi masyarakat. Logam mulia ini dinilai sebagai aset aman (safe haven) karena nilainya relatif stabil, mudah dicairkan, dan mampu menjaga daya beli di tengah tekanan inflasi.

Peningkatan minat terhadap emas terlihat dalam beberapa waktu terakhir, seiring kekhawatiran terhadap pelemahan nilai mata uang dan ketidakpastian ekonomi. Kondisi tersebut mendorong masyarakat mencari instrumen yang lebih defensif untuk melindungi asetnya.

Dosen D3 Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak PSDKU Sanggau, Whiliz Aziz Panji Pamungkas, menilai emas tetap diminati karena risikonya cenderung lebih rendah dibandingkan instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham spekulatif atau aset kripto. Menurutnya, emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga dapat diperjualbelikan kapan saja sesuai kebutuhan.

“Emas relatif tahan terhadap inflasi dan gejolak ekonomi, sehingga layak dijadikan aset lindung nilai bagi investor jangka panjang,” ungkap Whiliz dalam Obrolan Inflasi dan Investasi RRI Entikong, Rabu 11 Februari 2026.

Ia menjelaskan, dalam strategi pengelolaan keuangan, emas dapat berfungsi sebagai penyeimbang portofolio. Ketika instrumen lain mengalami tekanan nilai, emas kerap menunjukkan ketahanan yang membantu menjaga stabilitas aset secara keseluruhan.

Meski demikian, Whiliz mengingatkan pentingnya diversifikasi investasi agar risiko tidak terpusat pada satu instrumen saja. Setiap individu perlu menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Ia juga menyebut, penguatan literasi keuangan sebagai kunci pengambilan keputusan yang bijak. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat dapat mengelola dana secara lebih terencana dan memanfaatkan emas secara optimal sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.