DLH Makassar Siapkan Penjadwalan dan Armada Baru untuk Atasi Kemacetan di TPA Antang
Sumber Foto: SINDOmakassar
Uji Nalar

DLH Makassar Siapkan Penjadwalan dan Armada Baru untuk Atasi Kemacetan di TPA Antang

MAKASSAR - Kemacetan panjang truk pengangkut sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Untuk menangani masalah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Helmi Budiman, meninjau langsung kondisi di lokasi dan mengidentifikasi sejumlah faktor yang menyebabkan kemacetan.

Helmi menyebutkan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu penyebab utama. Jalan akses menuju TPA mengalami kebocoran akibat hujan, sehingga menyulitkan kendaraan untuk memasuki area tersebut. Selain itu, kerusakan pada beberapa alat berat juga memperlambat proses bongkar muatan. "Memang ada beberapa masalah yang kita lihat. Pertama, kondisi cuaca. Jalan akses ke TPA ini cukup becek karena hujan, sehingga menyulitkan kendaraan masuk. Kedua, beberapa alat berat kami mengalami kerusakan, sehingga proses bongkar muatan melambat," ungkapnya.

DLH Kota Makassar mencatat bahwa infrastruktur yang terbatas menjadi tantangan utama. Akses jalan masuk hanya satu jalur dan mudah rusak saat musim hujan. Selain itu, banyak armada pengangkut sampah yang sudah tua, dengan usia pakai lebih dari lima hingga sepuluh tahun.

Dalam upaya mengatasi masalah ini, Helmi mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta kecamatan dan kelurahan untuk merencanakan penjadwalan pengangkutan yang lebih efisien. Menjelang libur nasional yang akan datang, DLH Makassar juga mengantisipasi lonjakan volume sampah dan berharap kemacetan tidak terulang.

"Ini pekerjaan 24 jam. Persampahan tidak bisa berhenti. Kami butuh dukungan dari semua pihak untuk memastikan pelayanan kebersihan di Kota Makassar tetap berjalan optimal," tegasnya. Helmi juga menekankan perlunya tindakan cepat, mulai dari perbaikan jalan akses TPA, penambahan alat berat, hingga pengaturan ritme pengangkutan dari setiap kecamatan.

DLH Makassar berkomitmen untuk segera melakukan rapat koordinasi dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk menyusun strategi jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini termasuk usulan peremajaan armada pengangkut sampah kepada Wali Kota Makassar.

Sebagai solusi sementara, DLH Kota Makassar telah menerima bantuan dua unit ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar. Harapannya, dengan adanya alat berat ini, antrean kendaraan di TPA dapat terurai dan lalu lintas masuk-keluar TPA kembali lancar.

Peninjauan lokasi TPA dihadiri oleh Kepala DLH Kota Makassar, Helmi Budiman; Sekretaris DLH Makassar, Ferdi; Anggota DPRD Kota Makassar, Nasir Rurung; dan Camat Manggala.