Bobocabin Ajak Keluarga Tanam Pohon untuk Peduli Lingkungan
Jakarta (ANTARA) - Bobocabin perusahaan yang bergerak di bidang akomodasi glamping dari Bobobox mengajarkan kepada keluarga yang menginap agar lebih peduli lingkungan dengan mengajak menanam pohon.
"Kegiatan ini diselenggarakan di Bobocabin Rinjani, Bunaken Hills, Baturraden, Ijen, dan Bobocabin Gunung Mas," kata Co-Founder & CEO Bobocabin, Indra Gunawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Indra menjelaskan kegiatan menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari cara Bobocabin yang beroperasi di tengah alam.
“Selain berupaya meminimalkan dampak lingkungan melalui desain produk, prinsip pembangunan, dan cara beroperasi, kami juga secara aktif menambah vegetasi di sekitar lokasi. Upaya ini kemudian diterjemahkan ke dalam kegiatan yang melibatkan langsung para tamu. Tentunya, ini juga bisa menjadi core memory baru bagi mereka, terutama ketika dilakukan bersama keluarga,” kata Indra.
Bersamaan dengan total jumlah pohon yang ditanam lewat program ini, sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, Bobobox mencatat telah menanam lebih dari 1.350 pohon di berbagai lokasi melalui upaya kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah jangka panjang perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam operasional bisnisnya.
Bagi para tamu, keterlibatan langsung ini memberi makna tambahan pada pengalaman menginap mereka. Aktivitas penanaman pohon kemudian menjadi salah satu cara sederhana untuk menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam dapat dimulai dari pengalaman sehari-hari, termasuk saat berlibur.
Seperti dirasakan di Bobocabin Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat terlihat anak-anak tengah berkerumun di atas rerumputan hijau. Tangan mereka bergerak ke sana kemari antusias menunggu sesuatu dimulai. Pagi itu, mereka ikut terlibat dalam aktivitas penanaman pohon untuk pertama kalinya.
Di hadapan mereka, sebuah lubang kecil sudah terbuka di tanah. Seorang anak perempuan berlutut di baris paling depan, tubuhnya condong ke arah lubang, sementara beberapa anak laki-laki berdiri tepat di belakangnya, memperhatikan dari jarak dekat. Orang tua mereka pun ikut mendampingi, membiarkan anak-anak mengambil peran utama sambil sesekali memperhatikan dan memberi arahan.
Bersama dengan salah satu staf kabin yang bertugas, anak-anak mulai menanam bibit pohon di lubang yang telah disiapkan. Bibit diposisikan di tengah dan ditahan agar tetap tegak sementara yang lainnya bergantian menimbun tanah dengan tangan mereka. Tidak lupa, mereka juga meninggalkan pesan singkat sebagai penanda yang digantungkan pada bibit tersebut sebelum melanjutkan aktivitas pagi lainnya.
Tidak sulit menebak siapa yang paling menikmati momen itu. Anak-anak tampak menikmati proses bermain tanah di alam terbuka. Meski tanah sesekali masuk ke alas kaki atau menempel di jari-jari kuku, mereka tetap bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Sementara itu, bagi orang tua, aktivitas ini menjadi momen kebersamaan yang jarang ditemui sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan anak-anak pada pentingnya menjaga alam sejak dini.
Namun, suasana kebersamaan pagi itu tidak hanya dirasakan oleh satu keluarga. Selama liburan awal tahun 2026, sejumlah tamu yang menginap di Bobocabin juga turut mengikuti aktivitas penanaman pohon yang dilaksanakan serentak di beberapa lokasi Bobocabin.
Kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya keberlanjutan yang dijalankan oleh Bobocabin, lini akomodasi glamping dari Bobobox. Melalui pendekatan ini, pengelola berupaya mengintegrasikan pengalaman menginap dengan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kawasan operasional.
Hal ini terlihat dari cara Bobobox membangun dan mengelola area operasionalnya. Sejak awal berdiri, perusahaan memilih untuk tidak menebang pohon di kawasan yang digunakan. Sebaliknya, jumlah vegetasi justru ditambah, dengan penataan kawasan yang tetap memperhatikan daya serap air alami. Prinsip ini diterapkan agar pengalaman menginap dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kondisi lingkungan di sekitarnya.
Aktivitas penanaman pohon bersama tamu menjadi lanjutan dari cara perusahaan mengelola kawasan alamnya. Tidak hanya dilakukan sebagai program terpisah, tetapi sebagai cara untuk mengajak tamu memahami bahwa menikmati alam juga berarti ikut merawatnya.




