AyahBundaQu Gelar Webinar Parenting untuk Bantu Orang Tua Didik Anak
Sumber Foto: About Cirebon
Lifestyle

AyahBundaQu Gelar Webinar Parenting untuk Bantu Orang Tua Didik Anak

Dipublikasikan

Cirebon,- Platform parenting AyahBundaQu di lingkungan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon hadir sebagai solusi bagi para orang tua yang menghadapi tantangan dalam mendidik anak.

Mengusung pendekatan parenting Islami yang dipadukan dengan psikologi sains, AyahBundaQu berfokus membantu keluarga Indonesia membangun pola asuh yang seimbang antara kesalehan spiritual dan kesehatan mental anak.

AyahBundaQu menghadirkan sinergi bimbingan spiritual dari para asatidzah Al-Bahjah serta pendampingan pakar psikologi modern. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi orang tua dalam membentuk karakter anak yang kuat, mandiri, sekaligus memiliki kesiapan belajar yang optimal.

Salah satu kekuatan utama AyahBundaQu terletak pada kehadiran mentor profesional, yakni Vivi Ade Cerliana, M.Psi., Psikolog. Praktisi psikologi yang telah berkiprah sejak 1999 ini dikenal memiliki pengalaman panjang dalam asesmen dan terapi tumbuh kembang anak.

BACA YUK: FK UGJ Cirebon Kirim 9 Mahasiswa Ikuti Students Exchange ke Thailand dan Prancis

Selain aktif sebagai psikolog, Vivi juga menjabat sebagai Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUD PNF) sejak 2015.

Ia juga mengelola Al-Bahjah Psychology Center serta terlibat langsung dalam lingkungan pendidikan Al-Bahjah sejak 2019. Rekam jejak tersebut menjadi jaminan kredibilitas bimbingan yang diberikan kepada para orang tua.

Dalam materi bimbingan bertema “Anak Didik Siap untuk Belajar”, AyahBundaQu mengenalkan konsep Piramida Belajar yang dikembangkan Williams dan Shellenberger (1996).

Konsep ini menjelaskan kemampuan akademik anak berada di puncak, sementara fondasi utamanya adalah integrasi refleks dan sistem sensori.

BACA YUK: Ramadan 2026, KBM di Sekolah Kota Cirebon Tetap Berjalan dengan Penyesuaian Jadwal

Apabila fondasi tersebut belum matang, anak berpotensi mengalami kesulitan fokus, mudah frustrasi, hingga menunjukkan perilaku menolak saat menghadapi tantangan belajar.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah Fear Paralysis Reflex (FPR), yakni refleks “menarik diri” yang muncul sejak masa kehamilan sebagai respons terhadap stres.

Jika refleks ini masih aktif, anak dapat menunjukkan sejumlah ciri, antara lain sangat pemalu, mudah takut pada hal baru, sensitif terhadap suara atau sentuhan, serta cenderung “membeku” saat menghadapi tantangan.

“Anak perlu menguasai keterampilan individu dan perilaku sehari-hari agar siap menghadapi tantangan di sekolah,” jelas Vivi.

Sebagai bentuk komitmen mendukung keluarga Indonesia, AyahBundaQu akan menggelar webinar perdana pada Sabtu, 31 Januari 2026 pukul 19.30 WIB secara daring. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menghadirkan kolaborasi antara Vivi Ade Cerliana bersama para asatidzah Al-Bahjah.

BACA YUK: UGJ Perluas Jejaring Global Lewat KKN Internasional Bersama UUM dan USM

Webinar dihadirkan untuk membantu orang tua memahami pentingnya latihan kekuatan fisik anak, seperti keseimbangan tubuh dan integrasi sensorik, yang berperan besar dalam meningkatkan fokus serta kemampuan anak merespons instruksi guru dengan tepat.

Orang tua yang ingin bergabung dapat mendaftar melalui tautan registrasi s.id/ayahbundaqu serta mengikuti akun Instagram resmi @ayahbundaqu.

Peserta tidak hanya memperoleh akses webinar, tetapi juga mendapatkan literasi parenting harian dan informasi jadwal bimbingan rutin secara berkelanjutan. Kunjungi juga albahjah.org untuk info kajian dan layanan pendidikan. (HSY)

Bagikan:

Dapatkan update informasi di Cirebon setiap hari dengan bergabung di Telegram ABOUTCIREBONID BOT, caranya gampang tinggal klik link https://t.me/Aboutcirebonid_bot

Kunjungi website kami lainnya:

cirebontiket.id

agendacirebon.com