Waspada Mencium Bayi Saat Lebaran: Risiko Penyakit Mengintai
Lifestyle

Waspada Mencium Bayi Saat Lebaran: Risiko Penyakit Mengintai

Nalar Media - Parapuan.co - Momen Lebaran identik dengan berkumpul bersama keluarga besar, termasuk bertemu bayi -bayi yang menggemaskan. Tidak jarang, rasa gemas membuat banyak orang spontan ingin menggendong, menyentuh, bahkan mencium si kecil.

Namun belakangan ini, muncul tren stiker atau foto bertuliskan “jangan cium dan pegang bayi ”. Di tengah suasana silaturahmi, larangan ini mungkin terasa berlebihan, tetapi ternyata ada alasan kesehatan yang perlu dipahami.

Dilansir dari Kompas.com, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan bayi. Hal ini menjadi penting terutama saat momen Lebaran dengan banyak pertemuan keluarga.

Risiko Penularan Penyakit Meningkat

Pertemuan keluarga dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko penularan penyakit. Salah satunya adalah penyakit infeksi seperti campak.

Jika bayi terpapar, kondisinya bisa lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Apalagi jika ada anggota keluarga yang sedang tidak sehat.

Kemenkes juga mengingatkan untuk lebih waspada jika bayi menunjukkan gejala seperti demam atau ruam. Dalam kondisi tersebut, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

Tidak hanya sentuhan, mencium bayi juga memiliki risiko tersendiri. Terutama jika dilakukan di area wajah atau bibir.

You can share this post!