Warga Rela Terjebak Macet untuk Buka Puasa Bersama Keluarga
Sumber Foto: Kompas.com
Sosial

Warga Rela Terjebak Macet untuk Buka Puasa Bersama Keluarga

JAKARTA, KOMPAS.com - Ramadhan menjadi momen yang dinanti banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga saat berbuka puasa.

Karena itu, sejumlah pekerja memilih pulang lebih awal meski harus menghadapi kemacetan.

Salah satunya Adit (34), warga Gedong, Jakarta Timur, yang memutuskan pulang demi berbuka puasa di rumah meski mengetahui Jalan TB Simatupang macet.

"Kalau macet saya juga biasanya nahan di kantor di Cilandak, tapi karena mau buka jadi lebih awal," kata Adit saat ditemui di Jalan TB Simatupang, Kamis (19/2/2026).

Adit mengatakan, momen berbuka puasa kali ini terasa lebih spesial karena orangtuanya sedang berada di Jakarta.

"Iya, ini karena ada orangtua juga dari kampung jadi ngejar buka bareng," katanya.

Berbeda dengan Adit, Bagus (24) memilih pulang cepat karena ibunya memintanya untuk membelikan makanan untuk berbuka puasa.

"Ini ibu nitip makanan, jadi kan ya harus pulang enggak enak kalau nungguin," jelasnya.

Bagus yang bekerja di Kemang harus melewati kepadatan Jalan TB Simatupang sebelum waktu berbuka puasa.

"Iya macet, sebelum sampai lampu merah (Condet) juga sudah padet, pada ngejar buka kali," lanjutnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang, macet parah menjelang waktu berbuka puasa, Kamis sore.

Kemacetan terjadi dari arah Ragunan menuju Pasar Rebo. Kendaraan bergerak perlahan sejak depan Gedung Antam.

Kepadatan terjadi akibat pertemuan arus dari flyover Tanjung Barat menuju Cijantung serta kendaraan yang hendak masuk Tol Lenteng Agung.

Padatnya lalu lintas menyebabkan sejumlah pemotor nekat melawan arus dari putaran Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) hingga lampu merah Condet.

Selain itu, kepadatan juga dipicu antrean lampu lalu lintas di Condet, serta kendaraan yang berbelok ke arah Cijantung.

Sementara untuk arah sebaliknya, dari Cijantung menuju TB Simatupang, terpantau ramai lancar.