Nalar Media - KABAR CIREBON - Rudal FP-5 Flamingo buatan Ukraina membuat pertahanan Rusia kocar-kacir. Ledakan Flamino itu menghancurkan pabrik rudal Votkinsk di Udmurtia, Rusia – sekitar 1.200 km (745 mil) dari perbatasan Ukraina.
Ukraina memang membuat bebeapa kejutan saat konflik dengan Rusia memasuki tahun kelima. Selain menguatkan pertahanan dari serangan, pasukan Kiev baru saja merayakan kemenangan di wilayah selatan.
Khusus serangan yang menggunakan Flamino, Ukraina telah merusak rantai pasokan senjata dan bahan bakar Rusia. Selama minggu lalu, kampanye tersebut membuahkan hasil yang signifikan.
Pakar rudal Fabian Hoffman mengatakan ini adalah pertama kalinya Ukraina berhasil menyerang target utama industri rudal Rusia secara langsung menggunakan kemampuan rudal berat.
Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov mengatakan fasilitas tersebut memproduksi serangkaian rudal balistik, termasuk rudal balistik menengah Oreshnik Rusia yang “tak terbendung”, yang kini ditempatkan di Belarus dan telah berulang kali digunakan untuk mengancam Eropa.
Setidaknya satu pabrik permesinan terkena serangan, seperti yang ditunjukkan oleh citra satelit kemudian, meskipun tingkat kerusakan di dalamnya belum pasti.
Sebelumnya pada hari Senin, Ukraina menyerang Stasiun Pompa Minyak Kaleykino di Tatarstan, yang digambarkan sebagai fasilitas kunci untuk mengisi pipa minyak Druzhba ke Hongaria dan Slovakia.