UGM Dorong Desa Kledung Kembangkan Kopi Sebagai Komoditas Unggulan
Desa Kledung merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dengan bentang pegunungan yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang tinggi. Salah satu potensi yang ada adalah tanaman kopi. Kondisi geografis yang mendukung dengan dataran tinggi dan curah hujan yang cukup menunjukkan Desa Kledung memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan komoditas tanaman kopi. Hal tersebut membuka ruang bagi Tim KKN-PPM UGM Swarna Bandar untuk mendorong tanaman kopi sebagai komoditas unggulan lokal di Desa Kledung.
Tanaman kopi sudah lama dikenal dan mulai ditanam oleh masyarakat Desa Kledung. Hampir setiap rumah memiliki tanaman kopi dengan jumlah berkisar antara dua hingga enam pohon yang ditanam di pekarangan atau sekitar rumah. Jenis kopi yang umum dibudidayakan oleh warga adalah kopi robusta, serta beberapa varietas lokal yang dikenal masyarakat sebagai kopi nangka. Tanaman kopi tersebut umumnya ditanam secara mandiri oleh masyarakat dan digunakan untuk memenuhi konsumsi pribadi.
Tingkat konsumsi kopi masyarakat di Desa Kledung tergolong relatif tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kopi memiliki kedekatan budaya sekaligus potensi pasar lokal yang sudah terbentuk di tingkat masyarakat. Namun, keberadaan kopi tersebut hingga saat ini belum sepenuhnya dikembangkan sebagai komoditas utama. Pengelolaannya masih bersifat sampingan dan belum diiringi dengan upaya peningkatan nilai tambah, baik dari sisi budidaya, pengolahan, maupun pemasaran.
Ketua kelompok tani Rejo Makmur, Hadi Winarno, menyampaikan bahwa sudah mulai ada masyarakat yang mencoba bergerak untuk mengembangkan kopi di Desa Kledung, namun masih terkendala dengan pemasaran yang sulit untuk dijangkau.
Tim KKN-PPM UGM Swarna Bandar memulai langkah dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk membangun Desa Kledung menjadi sentra kopi unggulan sebagai program pengembangan potensi kopi Desa Kledung. Kegiatan dilakukan pada 28 Januari 2026 yang dihadiri oleh perwakilan 9 kelompok tani di Desa Kledung. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang dan membuka kesempatan bagi masyarakat Desa Kledung untuk bersama-sama membangun kopi sebagai identitas dan komoditas unggulan desa yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.




