BANJARMASIN, KAKINEWS.ID – Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20 persen selama periode mudik Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi seiring tingginya mobilitas jutaan pelanggan yang melakukan perjalanan di berbagai jalur mudik nasional.
Kenaikan trafik tersebut sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital yang memperkirakan lonjakan trafik telekomunikasi nasional hingga 40 persen selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Puncak penggunaan data tercatat pada rute dari Jakarta menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang menjadi jalur utama pergerakan pemudik.
Di tengah lonjakan tersebut, Indosat memastikan jaringan tetap stabil tanpa gangguan berarti. Perusahaan mengandalkan pendekatan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memantau kondisi jaringan secara real-time, memprediksi kepadatan trafik, serta melakukan penyesuaian kapasitas secara otomatis sebelum terjadi gangguan layanan.
Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, menyampaikan bahwa periode mudik menjadi momen krusial untuk menguji ketahanan jaringan. Menurutnya, peningkatan trafik yang terjadi mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan Indosat yang terus diperkuat melalui transformasi teknologi.
Optimalisasi jaringan dilakukan di 77 jalur mudik strategis yang mencakup ruas tol, jalur non-tol, hingga jalur kereta api dengan total panjang lebih dari 8.000 kilometer. Selain itu, Indosat juga memantau hampir 800 titik keramaian seperti rest area, stasiun, dan destinasi wisata untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.
Penguatan infrastruktur turut menjadi faktor kunci. Indosat melakukan peningkatan kapasitas di lebih dari 7.000 site serta menambah lebih dari 1.600 site baru sejak 2025. Perusahaan juga menyiagakan lebih dari 75 mobile BTS di titik-titik strategis guna mengantisipasi lonjakan trafik.