Rusia Peringatkan AS: Ancaman Serangan ke Iran Berisiko Tinggi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan AS mengeluarkan ancaman baru pada Teheran di tengah rencana pembicaraan nuklir kedua negara tersebut.
Meskipun diplomasi berlanjut, AS kini mengerahkan hampir 80 jet tempurnya.
Baca: Peluang Serangan 90 Persen! Israel Siap Perang Lawan Iran Buru Rudal Balistiknya, Tunggu Aba-aba AS
Jet tempur tersebut dikerahkan 700 kilometer (435 mil) dari pantai Iran pada Minggu (15/2/2026).
Iran juga berupaya menunjukkan kekuatan militernya, dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengadakan serangkaian latihan perang.
Bahkan, Rusia juga bergabung dalam latihan gabungan di Laut Oman tersebut.
Otoritas Iran juga mengeluarkan pemberitahuan kepada para penerbang tentang rencana peluncuran roket di beberapa bagian selatan negara tersebut.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavror memperingatkan bahwa serangan AS terhadap Iran akan punya konsekuensi yang sangat besar.
Rusia juga mendesak AS untuk menahan diri untuk tidak menghancurkan Teheran.
Moskow ingin ada solusi antara AS dan Teheran soal program nuklir damai.
Sementara itu, AS menegaskan bahwa serangan atau invasi terhadap Iran akan dilancarkan dalam waktu dekat.
Namun AS tak memberikan keterangan jelas, kapan serangan tersebut dilancarkan.




