Nalar Media - TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia langsung memberikan respons atas serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran.
Terlebih, serangan membabi buta tersebut dilaporkan mengakibatkan 24 pelajar tewas di Iran.
Moskow tampak murka dan mengecam serangan gabungan Israel-AS ke Teheran.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, pada Sabtu (28/2/2026).
Ia menanggapi alasan Amerika Serikat menyerang Iran yang disebut berkaitan dengan program nuklir.
Medvedev menilai alasan tersebut hanyalah kedok AS untuk menyerang Teheran.
Sebaliknya, Medvedev menyebut Presiden AS, Donald Trump, bersikap munafik.
Menurutnya, AS tidak pernah memiliki niat tulus untuk mencapai kesepakatan damai dalam negosiasi nuklir dengan Teheran.
Sementara itu, Moskow menyatakan tetap siap membantu Iran, termasuk dalam upaya mencari solusi damai berdasarkan hukum internasional.
Namun, Rusia tidak menyinggung kemungkinan memberikan bantuan militer kepada Iran terkait konflik dengan AS maupun Israel.