Rusia dan Turki Pimpin Daftar Negara dengan Populasi Muslim Terbesar di Eropa
Sumber Foto: MetroTVNews.com
Internasional

Rusia dan Turki Pimpin Daftar Negara dengan Populasi Muslim Terbesar di Eropa

Jakarta: Islam menjadi salah satu agama dengan pertumbuhan dan pengaruh paling signifikan di kawasan Eropa. Keberadaannya tidak hanya berakar dari sejarah panjang selama berabad-abad, tetapi juga dipengaruhi oleh arus migrasi serta dinamika geopolitik modern.

Secara geografis, populasi Muslim terbesar di Eropa banyak terpusat di wilayah Timur dan Tenggara benua tersebut, terutama jika cakupan wilayah memasukkan negara seperti Rusia, Turki, dan Kazakhstan.

Berdasarkan data yang dilansir dari geomapas.gr, berikut daftar negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di Eropa.

Negara dengan Populasi Muslim Terbesar di Eropa

Rusia – 17.180.000 jiwa

Turki – 11.970.000 jiwa

Azerbaijan – 10.110.000 jiwa

Jerman – 5.920.000 jiwa

Prancis – 5.920.000 jiwa

Britania Raya – 4.120.000 jiwa

Italia – 2.840.000 jiwa

Bosnia dan Herzegovina – 1.720.000 jiwa

Kosovo – 1.430.000 jiwa

Spanyol – 1.290.000 jiwa

Albania – 1.140.000 jiwa

Kazakhstan – 1.120.000 jiwa

Belanda – 1.030.000 jiwa

Bulgaria – 890.000 jiwa

Belgia – 800.000 jiwa

Selain itu, Swedia memiliki populasi umat Muslim sebanyak 760.000 juta, lalu di Austria sebanyak 730.000 juta dan 520.000 juta umat muslim tersebar di negara Swiss.

Sejarah dan Persebaran Muslim di Eropa

Di kawasan Balkan seperti Bosnia dan Herzegovina, Albania, dan Kosovo, proporsi Muslim tergolong tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh warisan sejarah Kekaisaran Ottoman yang pernah menguasai wilayah tersebut selama berabad-abad.

Sementara itu, karakteristik populasi Muslim di Eropa Barat berbeda. Di negara-negara maju seperti Prancis, Jerman, dan Britania Raya, pertumbuhan komunitas Muslim banyak dipicu oleh arus migrasi pasca Perang Dunia II.

Fenomena ini berawal dari kebutuhan tenaga kerja untuk pembangunan ekonomi, ditambah faktor kemanusiaan dan pengungsi akibat konflik di berbagai wilayah dunia. Kondisi tersebut membentuk komunitas Muslim yang beragam dan dinamis di jantung Eropa Barat.