RI Kurangi Impor Migas dari Asia Tenggara Usai Kesepakatan dengan AS
Sumber Foto: Bloomberg Technoz
Ekonomi

RI Kurangi Impor Migas dari Asia Tenggara Usai Kesepakatan dengan AS

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah bakal mengurangi porsi impor komoditas minyak dan gas (migas) dari Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika gegara mengimpor komoditas migas senilai US$15 miliar dari Amerika Serikat (AS).

Bahlil menegaskan masih mengkaji besaran impor migas yang bakal dialihkan dari tiga benua tersebut, namun dia memastikan akan memangkas impor migas paling besar dari Asia Tenggara, yang dalam hal ini Singapura.

Bahlil menambahkan, besaran pemangkasan impor dari tiga benua tersebut akan diumumkan oleh Kementerian ESDM dalam tiga pekan mendatang.

“Kita menggeser sebagian volume impor kita dari beberapa negara. Di antaranya negara dari Asia Tenggara, Middle East, maupun beberapa negara di Afrika. Secara keseluruhan, neraca komoditas daripada pembelian BBM kita dari luar negeri itu sama.

Cuma kemudian kita geser,” kata Bahlil dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/2/2026) malam.

Baca Juga

Efek Shutdown, Ekonomi AS Hanya Tumbuh 1,4% di Q4-2025

Perluas Ekspor Alas Kaki RI di AS, Kadin Gandeng US-ABC

OJK Ungkap Manipulasi Saham IMPC, Denda Pelaku Rp5,7 Miliar

Next article →