Nalar Media - JAKARTA, KOMPAS.com – Niat sederhana untuk mengenalkan usaha lewat endorsement justru berubah menjadi polemik.
Harapan mendongkrak penjualan saat grand opening, berujung pada kekecewaan dan dugaan janji yang tak ditepati.
Di Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Anggi Pamungkas (26), pengusaha mi ayam dan bakso, mengaku dirugikan setelah kerja sama promosi dengan seorang influencer berinisial PS.
Kisahnya mencuat setelah ia menuliskannya di Threads. Unggahan itu viral dan memantik perhatian warganet.
“Awalnya saya sudah bingung mau gimana. Akhirnya saya dan istri bikin Threads. Dan enggak nyangka bakal seramai ini kontennya,” ujar Anggi saat ditemui, Sabtu (28/2/2026).
Awal yang penuh harap
Saat usaha barunya dibuka, Anggi ingin menjangkau lebih banyak pelanggan. Ia memilih influencer yang dinilai memiliki banyak pengikut di wilayah Cikarang dan sekitarnya.
"Dia juga kan follower-nya kebanyakan di sini. Jadi, saya ingin masyarakat tahu di sini tuh ada mie ayam bakso baru," ujar Anggi.
Tarif awal yang ditawarkan mencapai Rp 15 juta. Anggi terkejut. Setelah negosiasi, angka itu turun menjadi Rp 5 juta, lalu Rp 3 juta.
Namun, kemampuan Anggi hanya Rp 1 juta.
"Saya udah bilang budget saya itu Rp 1 juta, selebihnya kami enggak mampu," ungkap dia.
"Katanya, 'Ya udah Kak kami bantuin Rp 1 juta di TikTok' gitu. Akhirnya ya deal-lah itu di harga Rp 1 juta," katanya.
Kesepakatan tercapai. Influencer dijadwalkan datang pada 29 Januari 2026, bertepatan dengan hari pembukaan.
Konten yang tak pernah tayang
Hari itu, proses pengambilan video berjalan. Anggi menanti unggahan promosi di TikTok, seperti yang dijanjikan.
"Dia bilang menyanggupi. Katanya untuk di konten TikTok ya," ujar Anggi.
Namun malamnya, yang muncul justru konten lain.