Pemilihan Majelis Nasional ke-16: Pentingnya Kualitas Perwakilan untuk Transformasi Negara
Nasional

Pemilihan Majelis Nasional ke-16: Pentingnya Kualitas Perwakilan untuk Transformasi Negara

Nalar Media - Para anggota Majelis Nasional ke-16 perlu memiliki kemampuan pembuatan kebijakan, pola pikir global, kemampuan untuk melakukan analisis hukum dan ekonomi yang mendalam, serta kecerdasan politik dan rasa tanggung jawab yang tinggi kepada konstituen mereka.

Hal ini disampaikan oleh Profesor Madya, Dr. Truong Ho Hai, Direktur Institut Negara dan Hukum, Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, dalam sebuah wawancara dengan wartawan dari surat kabar daring VietnamPlus menjelang pemilihan Majelis Nasional ke-16.

Kualitas para delegasi menentukan kualitas Majelis Nasional.

- Pak, besok, para pemilih di seluruh negeri akan pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih perwakilan ke Majelis Nasional ke-16. Ini diidentifikasi sebagai tugas politik utama untuk tahun 2026. Apa peran penting perwakilan Majelis Nasional, dan apa dampak pemilihan individu-individu yang luar biasa untuk mengisi posisi-posisi ini terhadap kualitas kerja Majelis Nasional dan pembangunan negara?

Profesor Madya Truong Ho Hai: Anggota Majelis Nasional mewakili kehendak dan aspirasi rakyat, berpartisipasi dalam menjalankan kekuasaan konstitusional dan legislatif, memutuskan masalah-masalah nasional yang penting, dan menjalankan pengawasan tertinggi atas kegiatan aparatur negara sebagaimana diatur dalam Konstitusi 2013 (yang telah diubah dan ditambah pada tahun 2025) dan Undang-Undang tentang Organisasi Majelis Nasional (yang telah diubah dan ditambah pada tahun 2025).

Oleh karena itu, kualitas perwakilan secara langsung menentukan kualitas kerja Majelis Nasional. Memilih individu dengan keyakinan politik yang kuat, karakter moral yang baik, kompetensi profesional, dan rasa tanggung jawab yang tinggi akan membantu Majelis Nasional mengesahkan kebijakan yang praktis, menjamin kepentingan nasional dan hak-hak rakyat.

You can share this post!