Meriahkan Milad ke-66, SDS Muhammadiyah 6 Gelar Tarhib Ramadhan dan Parenting
JAKARTAMU.COM | Memasuki usia pengabdian ke-66 tahun, Sekolah Dasar Swasta (SDS) Muhammadiyah 6 Tebet Timur Jakarta memaknai momentum miladnya bukan sekadar sebagai perayaan seremonial. Di tengah persiapan umat menyambut bulan suci, sekolah ini memilih memadukan rasa syukur tersebut dengan penguatan spiritual dan edukasi keluarga melalui kegiatan Tarhib Ramadhan dan sesi parenting Islami.
Acara puncak yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh segenap keluarga besar sekolah, mulai dari peserta didik, guru, hingga para orang tua murid. Kehadiran tokoh nasional H. Hidayat Nur Wahid sebagai pemberi tausiyah memberikan bobot tersendiri pada gelaran bertajuk “Ramadhan Modern: Seimbang Iman, Aksi, dan Empati” ini.
Dalam paparannya, Hidayat menekankan bahwa Ramadan di era modern menuntut setiap Muslim untuk tidak hanya terpaku pada kesalehan ritual, tetapi juga kesalehan sosial. Ramadan adalah momentum strategis untuk mendorong aksi nyata di tengah masyarakat.
”Nilai-nilai ini selaras dengan napas pendidikan Muhammadiyah yang senantiasa menekankan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal,” ujar Hidayat di hadapan para hadirin.
Sinergi sekolah dan keluarga
Selain aspek spiritual, SDS Muhammadiyah 6 juga menaruh perhatian besar pada tantangan mendidik anak di era digital. Hal ini diwujudkan melalui sesi parenting yang menghadirkan Fatih Karim. Dalam sesinya, Fatih menggarisbawahi bahwa keberhasilan pendidikan karakter anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.
Sinergi antara lingkungan domestik (keluarga) dan institusi pendidikan formal menjadi kunci utama. “Peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia sejak dini adalah fondasi yang tidak bisa ditawar, terutama dalam menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks,” tegasnya.
Suasana interaktif mewarnai sesi diskusi, di mana para orang tua aktif berkonsultasi mengenai pola asuh yang ideal. Antusiasme ini menunjukkan adanya kebutuhan ruang refleksi bersama bagi orang tua di tengah kesibukan harian.
Di usia yang lebih dari setengah abad, SDS Muhammadiyah 6 berupaya tetap relevan menjadi kawah candradimuka bagi generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, sekaligus memiliki akar iman yang kokoh dan kepekaan sosial yang tinggi. Harapannya, para lulusan kelak mampu menjawab tantangan zaman dengan identitas kemuhammadiyahan yang moderat dan berkemajuan.




