Nalar Media - JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi feses anak dapat menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kesehatan saluran pencernaannya.
Mulai dari warna, bentuk, hingga tekstur, semuanya dapat memberikan gambaran apakah sistem cerna anak bekerja dengan baik atau justru mengalami gangguan.
Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K) menjelaskan, orangtua perlu memahami karakteristik feses anak agar dapat mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini.
Berikut beberapa tanda pencernaan anak yang sehat dilihat dari fesesnya.
4 Tanda pencernaan anak sehat dilihat dari fesesnya
1. Warna feses yang bervariasi masih normal
Lihat Foto
Warna feses anak bisa berbeda-beda, terutama pada bayi yang masih mengonsumsi ASI. Variasi warna seperti kuning mustard, hijau, hingga cokelat umumnya masih dianggap normal.
“Terkadang saat anak masih menyusui warnanya kayak mustard, hijau, ada juga cokelat gitu. Hal itu sangat tergantung pada asupan Ibu,” ujar dr. Frieda dalam Diskusi Media ‘Monitor Kesehatan Pencernaan Anak dengan Bebeclub AI Poop Tracker’, Kamis (2/4/2026).
Namun, ada beberapa warna yang perlu diwaspadai karena dapat menandakan masalah serius pada saluran cerna.
“Warna feses anak yang hijau atau orange itu masih normal. Yang tidak normal kalau ada tanda obstruksi atau sumbatan di saluran empedu itu warnanya putih, kuning, dan abu-abu,” ujarnya.
Ia menegaskan, kondisi tersebut memerlukan penanganan medis segera. Selain itu, tanda lain yang perlu diperhatikan adalah adanya darah pada feses.
“Jika ada pendarahan, maka akan keluar darah segar yang menetes. Tapi apabila fesesnya berwarna hitam, maka pendarahannya sudah terjadi dalam saluran cerna anak,” jelasnya.
2. Bentuk feses menyerupai sosis menandakan normal
Selain warna, bentuk feses juga menjadi indikator penting. Feses dengan bentuk memanjang seperti sosis atau ular umumnya menunjukkan kondisi pencernaan yang sehat.
“Hati-hati juga kalau bentuknya seperti pup kambing, bulat-bulat kecil, itu konstipasi,” kata dr. Frieda.
Sebaliknya, bentuk feses yang tidak normal dapat menjadi tanda gangguan pencernaan.
“Kalau bentuknya berair, tentu saja potensi diare. Untuk yang bulat keras seperti batu itu tentu saja mengarah ke konstipasi pada bayi,” tambahnya.