Mediasi Keluarga di Polres Tolikara Berhasil, Kedua Pihak Sepakat Damai
Sumber Foto: Putra Bhayangkara
Sosial

Mediasi Keluarga di Polres Tolikara Berhasil, Kedua Pihak Sepakat Damai

Tolikara, Papua Pegunungan, MPB — Upaya penyelesaian masalah keluarga kembali dilakukan secara humanis oleh jajaran Sat Binmas di Polres Tolikara. Mediasi yang digelar di Mako Polres Tolikara berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Kamis (19/2/2026).

Baca Juga:Pimpin Apel Pagi, Wakapolda Kaltim Tekankan Pencegahan Kejahatan dan Peningkatan Kinerja Personel

Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel Sat Binmas, yakni Aipda Stenly Merahabia, Bripka Maikel Wanimbo, dan Bripda Chris Ivan Mararu. Mediasi ini dilakukan menyusul adanya laporan dugaan pemukulan yang dipicu oleh persoalan rumah tangga.

Kegiatan di awali dengan Doa dan Imbauan Kamtibmas, Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan persuasif agar proses penyelesaian berjalan dengan tenang tanpa menimbulkan keributan.

Baca Juga:Kapolresta Pontianak Pimpin Apel Pagi, Berikan Arahan Pelaksanaan Tugas Di Tahun 2025

Dalam arahannya, Aipda Stenly Merahabia mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara damai dan bermartabat.

Kedua Pihak Saling Menyampaikan Keterangan setelah anggota memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyampaikan keterangan masing-masing.

Baca Juga:Kapolda Kaltim Terima Pamit Peserta Didik Sespimti dan Sespimmen Angkatan ke-65 Tahun 2025

Pihak pelapor (korban) menjelaskan bahwa dirinya mengalami pemukulan yang dilakukan oleh terlapor (pelaku). Peristiwa tersebut dipicu oleh unsur perselingkuhan antara korban dan suami pelaku. Keterangan tersebut diakui oleh pelaku dalam forum mediasi.

Menyikapi hal tersebut, anggota Sat Binmas memberikan arahan agar permasalahan tidak dipelihara berlarut-larut karena akan berpotensi melebar dan merugikan kedua belah pihak, baik secara sosial maupun kekeluargaan.

Setelah melalui dialog dan pembinaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Kesepakatan yang diambil berupa pemberian denda kepada pihak pelaku dalam bentuk satu ekor hewan ternak (babi) serta sejumlah uang yang akan dibayarkan sesuai waktu yang telah disepakati bersama.

Kesepakatan tersebut diterima dengan lapang dada oleh kedua belah pihak sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat. Mediasi dinyatakan selesai. Kedua belah pihak kembali ke kediaman masing-masing dalam situasi aman dan kondusif.

Kasat Binmas IPDA Kasrim, S.E turut menyampaikan bahwa pendekatan dialogis dan kekeluargaan menjadi kunci dalam penyelesaian konflik sosial di tengah masyarakat.

“Kami Sat Binmas berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas demi kenyamanan bersama,” ujar IPDA Kasrim.

Dengan berakhirnya mediasi ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tolikara tetap terjaga aman dan kondusif. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan.

Penulis : Ardi

Navigasi pos

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Tim BAPANAS Ri Didampingi Sat Reskrim Polres Tolikara Cek Harga Sembako, Situasi Aman Dan Kondusif

Sat Binmas Gelar DDS di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Himbau Pedagang Jaga Kamtibmas

By putrabhayangkara

Related Post

Kapolsek Kamuu Tegaskan SOP dalam Penanganan Penyerangan, Irwil V Irwasum Mabes Polri Lakukan Evaluasi

putrabhayangkara Apr 5, 2026

Aksi Kekerasan di Jalan Warabuke Kobakma ,Polisi Cari Terduga Pelaku

putrabhayangkara Apr 5, 2026

Sat Samapta Polres Tulang Bawang Barat Tingkatkan Patroli selama Libur Panjang Paskah Antisipasi Gangguan Kamtibmas

putrabhayangkara Apr 5, 2026