Marshanda Tegaskan Kebebasan Sienna dalam Menentukan Takdirnya
Lifestyle

Marshanda Tegaskan Kebebasan Sienna dalam Menentukan Takdirnya

Nalar Media - JAKARTA - Aktris Marshanda kembali menuai sorotan publik lewat tulisan terbarunya di media sosial.

Melalui akun Instagram pribadinya (@marshanda99), wanita yang akrab disapa Caca ini membagikan pandangan bijaknya mengenai gaya asuh (parenting) dan prinsipnya dalam membebaskan sang putri, Sienna Ameerah Kasyafani, untuk menentukan jalan hidupnya.

Dalam unggahan tersebut, Marshanda secara khusus menyinggung soal pilihan berhijab Sienna. Alih-alih memaksakan kehendak, Marshanda menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kuasa untuk mengatur takdir sang anak melebihi sang Pencipta.

"Kalau jalan-Nya Sienna pakai hijab lagi atau tidak, itu diluar pengaruh dan kuasa saya. Arogan sekali, kalau saya merasa berhak dan bisa atur takdir Sienna lebih dari Allah SWT bisa melakukannya," tulis Marshanda, dikutip VOI, Kamis, 26 Maret.

Lebih lanjut, bintang sinetron Bidadari ini memaparkan tugas sejatinya sebagai seorang ibu. Baginya, kewajiban orang tua bukanlah untuk mendikte, melainkan menjadi versi terbaik dari diri sendiri agar anak bisa tumbuh secara "sehat".

Ia pun tidak ingin sang putri mengambil keputusan dalam hidup hanya demi menyenangkan hati ayah dan ibunya.

"Sebagai orangtua, jangan sampai anakku Sienna ambil jalan hidup hanya untuk menyenangkan Ibunya atau Ayahnya. Saat dewasa, doaku adalah agar Sienna hidup mengenal true self-nya," ungkap mantan istri Ben Kasyafani tersebut.

"Agar bisa menginspirasi orang lain untuk hidup selaras. Apa yang ditunjukkan sesuai dengan yang di hati," tambahnya.

Marshanda sangat menyadari bahwa proses pencarian jati diri sang anak masih sangat panjang. Ia menyebut fase saat ini hanyalah satu dari ratusan ribu langkah lain dalam hidup Sienna. Sebagai ibu, ia memilih untuk menghormati proses tersebut sepenuhnya.

"I embrace, celebrate, and love my daughter with all her colors," tegasnya dalam bahasa Inggris.

Di akhir tulisannya, aktris berusia 34 tahun ini memberikan sentilan halus terkait pentingnya menghargai hak asasi manusia dan menghindari sikap saling menghakimi. Menurutnya, seseorang yang benar-benar religius tidak akan memiliki tendensi untuk menyalahkan pilihan orang lain.

"Dan, justru yang truly religious & mempraktekkan ajaran agama dalam darah daging dan jiwanya, adalah yang hanya tersenyum melihat postingan ini tanpa ada keinginan untuk point out 'kamu salah' atau 'ini yang lebih benar', dll," jelas Marshanda.

Ia menutup pesannya yang penuh toleransi tersebut dengan sebuah kutipan, "Kalau berdasarkan kitab, ada ajarannya kan? Agamamu, agamamu, agamaku, agamaku."

You can share this post!