Manfaat Bermain Pura-Pura bagi Tumbuh Kembang Anak
Parapuan.co - Sebagian orang tua mungkin berpikir bahwa anak-anak harus banyak bermain permainan yang melibatkan fisik.
Beberapa dari mereka mendorong buah hatinya untuk bermain sepak bola, menggunakan perosotan atau ayunan, hingga menjelajah alam. Meski begitu, permainan fisik bukan satu-satunya jenis bermain.
Penting juga bagi anak bermain pura-pura atau pretend play, terutama di usia dua setengah tahun hingga enam atau tujuh tahun.
Dilansir dari Psychology Today, studi aktual menunjukkan adanya manfaat kognitif dari bermain pura-pura atau pretend play, mulai dari peningkatan bahasa hingga regulasi emosi.
Ada banyak jenis pretend play yang bisa dilakukan buah hati bersama orang tua, teman sebaya, atau pengasuh mereka. Mulai dari pura-pura berjualan, memasak, hingga merawat binatang melalui boneka.
Masih dilansir dari sumber serupa, pretend play terbukti menghasilkan imajinasi yang lebih besar dan rasa ingin tahu lebih tinggi pada anak.
Sebagai contoh, anak bermain berjualan sayuran dengan orang tuanya. Tak hanya membangun keterikatan, anak juga belajar mengenal sayuran.
Si kecil berusaha menyebutkan nama sayuran, menghitung total belanjaan, hingga berimajinasi bagaimana penjual sayur menjawab apabila ada yang berbelanja di toko miliknya.
Manfaat pretend play juga disetujui oleh Aninda, S.Psi, M.Psi.T., selaku Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, berdasarkan siaran pers dari Nutrilon yang PARAPUAN terima.




