Ketegangan Meningkat: Serangan AS-Israel ke Iran Dikecam Rusia dan China
Internasional

Ketegangan Meningkat: Serangan AS-Israel ke Iran Dikecam Rusia dan China

Nalar Media - Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat dan Israel mengumumkan serangan terhadap Iran pada Sabtu, (28/2/2026).

Reaksi dunia pun bermunculan, mulai dari dukungan hingga kecaman.

Baca: Trump Klaim Ali Khamenei Tewas seusai Diserang AS! Iran Murka & Beri Bantahan: Perang Psikologis

Serangan ini terjadi setelah berminggu-minggu Presiden AS Donald Trump mengancam Iran terkait program nuklirnya.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Ketegangan ini lantas memicu reaksi dunia dengan Rusia dan China yang menyatakan dukungan terhadap Iran.

Sementara Kanada, Australia, dan Ukraina mendukung langkah Amerika Serikat dan Israel.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan itu sebagai tindakan agresi tanpa provokasi terhadap negara berdaulat.

Moskow menuduh AS dan Israel menjerumuskan Timur Tengah ke dalam jurang eskalasi yang tak terkendali.

Rusia juga memperingatkan potensi bencana kemanusiaan dan eskalasi tak terkendali di Timur Tengah.

Sementara China menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Iran.

Beijing juga mendesak penghentian aksi militer serta dimulainya kembali dialog dan negosiasi.

Arab Saudi mengutuk serangan balasan Iran ke sejumlah negara Teluk.

Setelah UEA dihantam serangan balasan dari Iran, pemerintah setempat mengutuk negara tetangganya itu dalam sebuah pernyataan

UEA menegaskan haknya untuk membela kedaulatan nasional.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut Iran sebagai kaki tangan Rusia.

You can share this post!