Nalar Media - BEKASI, KOMPAS.com – Dugaan penipuan kerja sama promosi oleh influencer Instagram berinisial PB alias PS menjadi sorotan publik setelah sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bekasi mengaku mengalami kerugian dengan modus serupa.
Beberapa pedagang menyebut telah menyetor uang muka untuk jasa promosi, namun konten tidak diunggah sesuai kesepakatan dan dana tak kunjung dikembalikan.
Salah satu korban, Nurul (30), pemilik usaha seblak di Bekasi, mengaku awalnya berniat menggunakan jasa endorse untuk mempromosikan dagangannya melalui akun TikTok milik PS.
“Awalnya emang saya berniat untuk endorse PS. Jadi saya tanyain melalui WhatsApp dan tanya rate card dia dulu berapa,” ujar Nurul kepada Kompas.com, Sabtu (28/2/2026).
Setelah menerima daftar harga, Nurul menilai tarif tersebut terlalu tinggi untuk skala usahanya. Ia mengaku sempat menawar hingga harga turun menjadi Rp 3 juta.
“Setelah dia kasih daftarnya, saya kira itu terlalu mahal untuk UMKM seperti saya. Jadi dia nurunin harga ke 5 juta, cuma saya belum sanggup juga. Turun lagi ke 3 juta, terus saya bilang ‘bentar ya kak saya mau diskusi dulu’,” kata dia.
Menurut Nurul, ia terus diyakinkan agar segera menyepakati kerja sama.
“Terus dia agak maksa, katanya ini udah harga terbaik, takutnya diambil orang,” ujarnya.
Nurul akhirnya menyetorkan uang muka (DP) sebesar Rp 2 juta dengan janji kunjungan dilakukan pada awal Desember 2025. Namun pada hari yang dijanjikan, kunjungan tak terlaksana.
“Tapi pas hari H-nya dia enggak datang,” kata Nurul.
Jadwal sempat diundur ke pekan berikutnya, tetapi kembali batal. Ia mengaku sempat menerima pesan bahwa dana akan dikembalikan.
“Dia nge- chat saya bilang mau nge- refund. Tapi ternyata sampai detik ini belum ada refund sama sekali. Dari pertengahan bulan Desember,” ujarnya.
Total nilai kerja sama yang disepakati sebesar Rp 3 juta. Nurul baru membayar Rp 2 juta sebagai DP, sementara sisa Rp 1 juta direncanakan dibayarkan setelah kunjungan dan video ulasan diunggah.
“Awalnya nanti setelah visit baru saya lunasi. Setelah videonya di- upload baru pelunasan,” katanya.