Indy Barends Minta Maaf kepada Putra Terkait Curhatan Viral Soal Parenting
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Indy Barends Minta Maaf kepada Putra Terkait Curhatan Viral Soal Parenting

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Indy Barends buka suara soal curahan hati putra bungsunya, Manuel Tobias Sarmanella yang viral di media sosial.

Menanggapi curahan hati putranya yang viral, Indy mengaku sempat bertanya langsung pada putranya.

"Dia bilang 'aku bikin cuma buat lucu-lucuan aja,'" ujar Indy di Rumpi.

"Tapi akhirnya sekarang jadi tidak lucu, karena orang nganggepnya serius banget," imbuhnya.

Namun Indy tak marah pada putranya karena membuat konten demikian. Sebagai orangtua, hal ini menjadi cermin untuk kembali berkaca tentang cara mereka mendidik anak dan memperbaiki diri.

"Kalau bukan karena kejadian ini, mungkin aku sendiri dan Beny (Benyamin Sarmanella) sebagai orangtua, kita mungkin enggak belajar," kata Indy.

"Aku lagi mencoba untuk tidak berbicara dengan nada tinggi. Tapi mungkin buat Manuel ngerasa udah terlalu numpuk keselnya sama mama, sama papa," ujar Indy Barends.

Indy mengakui, tak mudah menghadapi Gen-Z. Di mana terkadang ucapannya bisa diartikan negatif oleh mereka.

"Ini jadi pembelajaran buat kita semua. Mereka tuh bukan butuh ocehan, bukan butuh ceramah," ucap Indy.

"Mereka cuma pengin didenger, terus kita merespons dengan bener," kata Indy.

Oleh karena itu, Indy juga meminta maaf pada putra bungsunya itu jika memang cara didiknya selama ini ternyata melukai hati putranya.

"Itu aku bilang sama Manuel, 'Manuel, aku minta maaf sekali, overall, dari apa yang aku lakuin sama Manuel,'" tutur Indy.

"Dia masih yang sempet (merespons) 'udah kelamaan,'" lanjutnya sambil tersenyum.

Diketahui sebelumnya, putra bungsu Indy Barends mengunggah video di media sosialnya pada akhir Januari 2026.

Dalam video yang telah dihapus itu, Manuel mencurahkan perasaannya sebagai seorang anak yang mengalami luka batin akibat ucapan orangtua.

Indy sempat membalas unggahan putranya, dengan mengatakan bahwa dia akan selalu ada untuk Manuel.

Tapi balasan Manuel langsung mencuri perhatian.

"Satu lagi ini. Buat apa mama takut untuk berbicara sama aku? Malah aku lebih takut untuk ngomong kepadamu, ma. Pendapat dan plan aku suka nggak didengerin, suka terlalu

dipaksa," tulis Manuel.

"Suka selalu anggap anak itu selalu salah. Wajar lah anak merasa lebih nyaman sendirian untuk melindungi diri dari kesalahpahaman. Gimana anak mau nyaman kalau ortu ada di sekitarnya kalau begitu caranya," lanjutnya.