Nalar Media - KOMPAS.com - Konflik di Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat-Israel terjadi tidak jauh dari lokasi jemaah umrah di Kota Mekkah dan Madinah, Arab Saudi.
Konflik bahkan berdampak ke sejumlah negara di Timur Tengah. Dilansir dari Kompas.com (28/2/2026), Iran dikabarkan menyerang pangkalan militer AS di negara-negara, seperti Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Bahkan, kilang minyak di Arab Saudi juga terdampak konflik ini, sehingga menyebabkan kebakaran.
Lokasi umrah masih aman
Namun berdasarkan informasi terkini, situasi di Mekah, Arab Saudi, masih aman dan terkendali.
Salah satu jemaah umrah asal Indonesia yang juga seorang influencer, Hendra Brudy, memastikan bahwa aktivitas di Mekah berjalan normal seperti biasa.
Ia mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan kompas.com pada Senin (2/3/2026).
"Kalau suasana di Mekah, sekarang saya lokasi di Mekah, Alhamdulillah aman. Aman dan masih normal, terkendali, terkontrol, aktivitasnya masih normal seperti sebelum ada informasi itu (terjadinya konflik)," ujar Hendra kepada Kompas.com melalui telepon WhatsApp, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi.
Ia menambahkan bahwa suasana di Mekah saat ini bahkan sedang ramai karena bertepatan dengan bulan Ramadhan.
"Dan karena memang lagi Ramadan, itu ramai banget, enggak ada yang berubah sama sekali," tambahnya.
Hendra menjelaskan bahwa ia baru saja menyelesaikan ibadah umroh dan saat ini sedang melaksanakan badal umroh untuk almarhum kakeknya.
Selain itu, tidak ada imbauan apa pun kepada jemaah umrah mengenai situasi yang terjadi di Timur Tengah.
Jemaah umrah khawatir tidak bisa pulang
Meski demikian, Hendra mengakui adanya kekhawatiran dari sebagian jemaah yang hendak kembali ke negara asalnya.
Hendra Brudy Hendra Brudy Saat Umrah di Tengah Konflik Iran Vs AS-Israel (2/3/2026).
Hal ini terkait dengan potensi pembatalan penerbangan transit di negara-negara yang terlibat konflik.
"Kekhawatiran saja dari jemaah-jemaah yang mau pulang, takutnya karena sudah ada informasi kalau pesawat yang transit, itu kemungkinan akan di- cancel," jelasnya.
Jemaah umrah Indonesia masih bisa pulang
Namun, Hendra merasa bersyukur karena penerbangan pulang ke Indonesia melalui maskapai Garuda Indonesia yang ia gunakan adalah penerbangan langsung, sehingga tidak ada kekhawatiran terkait pembatalan.
"Info dari travel pesawatnya aman karena direct flight Indonesia ke Arab Saudi enggak terdampak," ujar dia.
Hendra dijadwalkan kembali ke Indonesia pada tanggal 6 Maret 2026. Ia berharap konflik di Timur Tengah segera mereda agar kepulangannya berjalan lancar.