X Cabut Larangan Iklan Kripto, Influencer Wajib Transparan
Hiburan

X Cabut Larangan Iklan Kripto, Influencer Wajib Transparan

Nalar Media - Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) resmi mencabut larangan iklan kripto dan perjudian untuk promosi berbayar. Kebijakan baru ini membuka kembali peluang bagi influencer dan key opinion leader (KOL) untuk memonetisasi konten kripto, namun dengan syarat transparansi yang lebih ketat.

Dilaporkan BeInCrypto, perubahan tersebut menandai pembalikan kebijakan yang telah berlaku setidaknya sejak Juni 2024. Dalam pembaruan terbaru, kategori produk keuangan, termasuk pinjaman, layanan investasi, dan kripto, tidak lagi tercantum dalam daftar industri terlarang untuk promosi berbayar.

Wajib Gunakan Label “Paid Partnership”

I was dumb to not check it myself.

Crypto is no longer listed under Prohibited Industries for paid promo on X.

The ban was there since at least June 2024. Now it's gone.

The policy page changed recently. On February 16th it was still there (Screenshot via Wayback machine).… pic.twitter.com/MATrR3fSrT

— Ignas | DeFi (@DefiIgnas) March 1, 2026

Di bawah kerangka Paid Partnership yang baru, setiap konten promosi berbayar wajib mencantumkan label “Paid Partnership”. Influencer juga diwajibkan mengungkapkan hubungan kompensasi mereka dan memastikan konten mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk aturan Federal Trade Commission (FTC) terkait endorsement dan testimoni.

Head of Product X, Nikita Bier, menyatakan bahwa promosi tanpa pengungkapan dapat merusak integritas platform dan menurunkan kepercayaan pengguna. Dengan fitur baru ini, kreator diharapkan lebih transparan terhadap audiensnya.

Kebijakan terbaru juga membedakan antara Paid Partnership dan iklan standar melalui X Ads. Artinya, konten yang dilarang dalam skema Paid Partnership belum tentu otomatis dilarang dalam format iklan resmi platform.

Komunitas Kripto Terbelah

Langkah ini memicu beragam respons dari komunitas kripto. Sebagian menyambut positif karena membuka kembali jalur legal promosi proyek kripto di platform tersebut.

Namun, sejumlah analis mengingatkan dampaknya terhadap model bisnis influencer kripto. Analis Benjamin Cowen menilai banyak influencer harus menyesuaikan strategi mereka, terutama yang selama ini mengandalkan promosi proyek tanpa transparansi penuh.

Kekhawatiran juga muncul terkait penerapan aturan di lapangan. Beberapa pihak mempertanyakan bagaimana platform akan membedakan promosi berbayar dan opini pribadi, serta potensi risiko gelombang pembatasan akun jika terjadi pelanggaran.

Arah Baru Pemasaran Kripto di X

So they have now changed it so that crypto and gambling are no longer banned from paid promotion… https://t.co/SzX4qsh7zI pic.twitter.com/dtaXJKJadN

— Mando (@rektmando) March 1, 2026

Secara umum, kebijakan ini dipandang sebagai upaya X menyeimbangkan kepatuhan regulasi dengan monetisasi kreator. Dengan aturan yang berlaku efektif segera, transparansi dan pelabelan yang jelas diperkirakan menjadi pilar utama strategi pemasaran kripto di platform tersebut ke depan.

Bagi brand kripto, kebijakan ini memberikan jalur promosi yang lebih jelas secara hukum, selama memenuhi ketentuan pengungkapan. Sementara bagi influencer, era promosi informal tanpa label tampaknya akan semakin dibatasi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini pedang bermata dua. Di satu sisi bursa dapet jalur legal buat kampanye, di sisi lain ini bakal jadi ladang ranjau ban buat influencer yang nggak transparan soal promosi koin sampah.

Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

You can share this post!