Nalar Media - PAYAKUMBUH — Dini hari di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, masih diselimuti udara dingin. Warga tengah bersiap sahur ketika, tepat pukul 03.55 WIB, terdengar ketukan di sebuah rumah kayu kecil. Ketukan itu datang langsung dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, Kamis (26/2/2026).
Rumah sederhana berukuran sekitar 4x7 meter itu dihuni Trisesti Novia, yang akrab disapa Ises (37), bersama suaminya Surya Adi Wibowo (38) dan tiga putri mereka: Sovia, Bunga, serta Citra.
Baca juga: Sumbar Masuk Empat Besar Nasional Pembentukan Koperasi Merah Putih
Kondisi hunian tersebut memprihatinkan. Dinding kayu telah menua, sementara lantai atas yang terbuat dari papan sudah lapuk, berlubang, dan bergoyang sehingga membahayakan penghuni, terutama anak-anak.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sehari-hari, Ises dan suami bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Asalkan halal, pekerjaan apapun dilakoninya.
Baca juga: 40 Ribu Lebih Penumpang Dilayani KAI Divre II Sumbar Selama Libur Idul Adha 1447 H
“Kalau ada yang minta tolong bersihin rumah, kami mau, Pak. Suami juga bantu-bantu orang, kadang di konter, kadang ikut tukang walau bukan tukang betul,” ujar Ises lirih.
Halaman 1 2 3 4
Editor : Marjeni Rokcalva
Tag: Ketukan Sahur Gubernur Sumbar Bawa Harapan bagi Keluarga Ises Payakumbuh
Bagikan
Berita Terkait
Sumbar Masuk Empat Besar Nasional Pembentukan Koperasi Merah Putih
40 Ribu Lebih Penumpang Dilayani KAI Divre II Sumbar Selama Libur Idul Adha 1447 H
Keceriaan Baru, Timezone Manjakan Keluarga Indonesia Lewat Tiga Gerai Baru dan Permainan Lebih Seru
Buruan! 13 Ribu Tempat Duduk Kereta Api Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia
Mau Tahu Berapa Qurban yang Ditebar Pemprov Sumbar Tahun Ini? Ini Jumlahnya
BREAKING NEWS: Sumatra Mati Lampu, Padang Bagaikan Kota Mati