Fregat Rusia Marshal Shaposhnikov Ikuti Parade Armada Internasional 2026 di India
/ by Author
Istimewa
AIRSPACE REVIEW – Kapal fregat Armada Pasifik Rusia, Marshal Shaposhnikov (BPK-543), telah berpartisipasi dalam Parade Armada Internasional (IFR) 2026 yang diselenggarakan oleh India di lepas pantai timur negara itu.
Kapal Rusia ikut dalam parade tersebut bersama dengan kapal-kapal dari India, Oman, Korea Selatan, Australia, Jepang, Myanmar, Vietnam, Indonesia, dan negara-negara lainnya.
Presiden India Droupadi Murmu menjadi tuan rumah parade tersebut dari sebuah kapal cepat. Ia mengatakan, IFR mencerminkan persatuan, kepercayaan, dan rasa hormat antarbangsa terhadap tradisi maritim.
Murmu juga menggarisbawahi bahwa Angkatan Laut India memainkan peran penting dalam mempromosikan niat baik dan membangun jembatan kepercayaan, keyakinan, dan persahabatan dengan angkatan laut di seluruh dunia.
Parade Angkatan Laut Internasional 2026 menampilkan lebih dari 70 kapal, termasuk 19 kapal dari 18 negara. Kapal induk INS Vikrant milik Angkatan Laut India memimpin parade di laut tersebut dan menjadi sorotan utama acara tersebut.
Fregat Angkatan Laut Rusia Marshal Shaposhnikov tiba di Visakhapatnam untuk berpartisipasi dalam IFR 2026 dan Latihan MILAN 2026 beberapa hari sebelum pelaksanaan parade. Delegasi Rusia dipimpin oleh Laksamana Alexander Moiseyev, Panglima Angkatan Laut Rusia.
Kebangkitan Maritim Rusia
Fregat Marshal Shaposhnikov adalah salah satu simbol kebangkitan kekuatan maritim Rusia melalui modernisasi aset lama.
Awalnya kapal ini dibangun sebagai kapal perusak antikapal selam (Large Anti-Submarine Ship) kelas Udaloy semasa Uni Soviet, kapal ini kini telah bermetamorfosis menjadi fregat multifungsi yang mematikan.
Diluncurkan pada tahun 1984 dan mulai bertugas di Armada Pasifik Rusia pada 1985, nama kapal ini diambil dari Marshal Boris Shaposhnikov, seorang ahli strategi militer Uni Soviet.
Antara tahun 2016–2021, Rusia melakukan perombakan total kapal Marshal Shaposhnikov di galangan kapal Dalzavod, Vladivostok.
Sekitar 20% struktur kapal tersebut diganti, kabel-kabel diperbarui, dan yang paling krusial, sistem senjatanya ditingkatkan secara radikal.
Setelah modernisasi selesai pada April 2021, kapal dengan jumlah awak 300 orang ini tidak lagi disebut sebagai kapal perusak khusus antikapal selam, melainkan diklasifikasikan ulang sebagai fregat multifungsi.
Marshal Shaposhnikov kini memiliki kemampuan serang darat dan antikapal permukaan yang jauh lebih superior dibanding desain aslinya.
Kapal ini dilengkapi Sistem Peluncur Vertikal (VLS) UKSK dengan 16 sel peluncur vertikal yang mampu membawa rudal jelajah Kalibr-NK untuk serangan darat, rudal antikapal Oniks, dan yang terbaru adalah rudal hipersonik Zircon.
Kapal dengan bobot muatan penuh 7.900 ton ini juga dilengkapi delapan peluncur rudal 3M24 Uran sebagai senjata tambahan untuk target permukaan.
Untuk pertahanan udara, Marshal Shaposhnikov dilengkapi sistem rudal Kinzhal (64 sel VLS) dan sistem senjata jarak dekat (CIWS) AK-630 30 mm.
Dalam hal kemampuan antikapal selam, kapal ini tetap mempertahankan jati dirinya dengan tabung torpedo 533 mm, peluncur roket RBU-6000, dan dua helikopter Ka-27 Helix.
Tidak ketinggalan, kapal juga dilengkapi dengan meriam otomatis 100 mm A-190 yang lebih modern dan ringan. (RNS)
Fregat Rusia Marshal Shaposhnikov luncurkan rudal presisi tinggi Kalibr dan Uran di Laut Jepang
Leave a comment Categories Armed Forces, Berita, Defence, Navy, News Tags Airspace Review, angkasa review, Fregat, IFR 2026, Marshal Shaposhnikov (BPK-543), Rusia




