Nalar Media - Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menegaskan komitmen tidak memberi toleransi soal pelecehan dan kekerasan kepada atlet.
Pernyataan itu disampaikan usai menyeruak kabar dugaan pelecehan seksual di lingkungan Pelatnas Panjat Tebing Indonesia. Yenny memandang tindakan itu sebagai hal yang tak pantas ada di olahraga.
"Saya selaku Ketua Umum PP FPTI telah menerima laporan dugaan pelanggaran etik dan langsung bergerak cepat untuk melindungi para atlet," kata Yenny dalam keterangan tertulis dari Kemenpora, Jumat (27/2).